Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

75 Tahun Seminari Stella Maris, Para (Mantan) Rektor Buka Kartu

📅 Senin, 01 Des 2025, 19:53 WIB | Oleh:

RD Jeremias Uskono, dari Bandung lalu mejadi rektor seminari Stella Maris tahun 2020-2022. Dia adalah rektor pertama di Kahuripan. Romo Jeremi datang waktu Covid-19 melanda. Anak-anak sempat dipulangkan, tapi lalu kembali ke seminari. Setiap pukul 10.00-11.00 ada acara, bukan nonton bareng, tapi jemur bareng. Maklum waktu itu sangat diperlukan sinar matahari untuk mematikan Covid. Romo Jeremi sukses membuat direktori seminar, termasuk peraturan, pedoman karyawan disesuikan dengan pedoman karyawan keuskupan.

RD Petrus Jimmy Jackson R, yakin panggilan akan terus ada. Menurutnya, panggilan tiap orang berbeda-beda. Panggilan itu ada prosesnya. Maka, di seminari, anak-anak harus menekuni proses itu untuk menemukan panggilannya. Seminari adalah tempat menekuni panggilan.

Mudah Menyerah

Itulah suara para mantan rektor. Lalu bagaimana pendapat rektor sekarang, RD Nanang? Menurut romo bernama lengkap Agustinus Wimbodo Purnomo ini, zaman telah melahirkan anak-anak yang mudah menyerah, kurang perjuangan. Semua mau serba-instan.

20251201194610_nanang2.jpg

RD Nanang, Rektor

“Budaya seperti itulah yang dimiliki anak-anak seminari sekarang. Tapi mereka itu kreatif,” tuturnya. Budaya tersebut juga telah membentuk, kalau ada kesulitan sedikit lalu mengeluh, merengek.

Tapi mereka itu cukup pintar. Sejauh ini, anak seminari masih langganan juara umum. Hampir selalu ada juara, walau fluktuatif: kadang disabet semua, kadang hanya satu atau dua juara. Romo Nanang juga mengkritik kurikulum sekarang kurang menantang. “Sebab tak ada istilah tidak naik, lulus semua, asal tak ada yang krusial,” jelasnya.

Selama empat tahun menjadi rektor, Romo Nanang merasa bahwa model seminari ini cukup ideal, tidak 100 persen terpisah, tidak campur. Maksudnya, ada seminari eksklusif sendiri, tapi ada juga seminari yang sekolahnya dicampur umum.

Jadi, di sini anak-anak interaksi normal dengan siswa-siswa SMA Marsudi Rini. Seminari Stella Maris memang menjadi kelas jauh dari SMA Marsudi Rini, yang ada di sebelahnya. “Jadi, interaksi mereka bagus,” tambah Nanang.

Salah satu Formator, RD Robertus Untung Hatmoko, menambahkan, gedung sudah bagus, tinggal seminarisnya saja yang harus diperbanyak. Untuk itu, perlu terus diadakan promosi ke paroki-paroki, misalnya, dua bulan sekali. Seiring makin minimnya sumber seminaris dari Jateng/DIY dan Lampung/Sumatera, beruntung mulai banyak seminaris dari Keuskupan Bogor. “Tahun ini yang akan masuk ada 31 dari Keuskupan Bogor,” ucap Romo Untung.

Memang Seminari Stella Maris Bogor benar-benar sangat mewah. Gedung megah, area luas dan fasilitas sangat lengkap. Kini tinggal penghuninya saja yang ditunggu. Romo Nanang dibantu empat imam lain dan dua frater untuk membimbing sekitar 50 seminaris.

Sejarah: Dari Cicurug ke Kahuripan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.