Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mentan Andi Amran Tegaskan Bantuan Pangan bagi Korban Banjir Sumbar

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 08:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mentan Andi Amran Tegaskan Bantuan Pangan bagi Korban Banjir Sumbar Doc: ANTARA
Ket. Warga berjalan melintasi sungai dengan jembatan darurat di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025).

JAKARTA – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bantuan pangan untuk korban banjir di Sumatera Barat (Sumbar) disalurkan pemerintah secara cepat dan terukur guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi dengan baik.

"Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah bergerak cepat memberikan dukungan pangan serta bantuan strategis untuk mempercepat pemulihan daerah," kata Mentan saat membuka Kongres VII Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) secara daring sebagaimana keterangan di Jakarta, Minggu (30/11).

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (29/11) itu, Mentan juga menyampaikan kepedulian mendalam terhadap masyarakat Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana alam.

Sebagai bagian dari langkah cepat itu, Kementan bersama lembaga terkait memastikan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat, termasuk Sumatera Utara, dan Aceh dilakukan pemerintah.

Dia menyebutkan, total bantuan yang disalurkan yakni 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng untuk Aceh, 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng untuk Sumatera Utara, serta 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng untuk Sumatera Barat.

Amran menegaskan, khusus untuk Sumatera Barat, Kementan telah menyiapkan 6.794 ton cadangan beras untuk dua bulan ke depan, 1.358 kiloliter minyak goreng, tambahan 358 ton beras, serta dukungan benih padi dan jagung untuk kebutuhan 10.000 hektare lahan tanam.

“Tim kami sudah berada di lapangan untuk membantu saudara-saudara kita yang kesulitan. Setiap kali daerah membutuhkan, Kementan selalu siap bekerja cepat. Kesiapsiagaan pangan sangat penting, terutama menghadapi dinamika cuaca dan situasi lapangan," ujar Amran.

Sebelumnya, Mentan Amran juga menegaskan cadangan pangan nasional dalam kondisi sangat aman sehingga pemerintah dapat segera mengeluarkan stok bantuan setelah bencana terjadi.

“Ini saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan. Yang pertama adalah beras dan minyak goreng,” tegasnya.

Distribusi bantuan dilakukan secara terpadu dengan dukungan Bapanas, Bulog, Satgas Pangan, TNI, dan unsur pemerintah daerah.

Mentan Amran juga memastikan dirinya akan turun langsung mengecek kondisi di lapangan.

Sementara itu, Ketua IKA Universitas Andalas periode 2021–2025 Rustian menegaskan, intensitas bencana yang tinggi di Indonesia membutuhkan sinergi yang kuat, termasuk kontribusi dari para alumni perguruan tinggi.

“Kalau kita lihat di peta rawan bencana, warnanya hanya dua saja, merah dan kuning. Artinya tinggi dan sedang, tidak ada yang rendah. Jadi artinya kehadiran alumni Unand sangat dipentingkan di dalam memberikan kontribusi di dalam penanggulangan bencana,” kata Rustian.

Menurutnya bencana terjadi hampir setiap hari di berbagai daerah baik dari Sabang sampai Merauke dengan intensitas 15 sampai dengan 20 kali kejadian bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
KPK Dalami Peran Fuad Hasan...
Olahraga
Berapa Ranking FIFA Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Polres Bogor Tetapkan Tersangka Kasus Bocah Tewas Digigit Anjing di Jasinga

Polres Bogor Tetapkan Tersangka Kasus Bocah Tewas Digigit Anjing di Jasinga

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.