Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Darurat Banjir, Dapur SPPG di Sumatera Utara Jadi Dapur Umum

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Darurat Banjir, Dapur SPPG di Sumatera Utara Jadi Dapur Umum Doc: BGN
Ket. Anak-anak terdampak banjir menerima paket makanan di Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

JAKARTA - Para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengalihkan fungsi dapur MBG mereka menjadi dapur umum menyusul bencana banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Sumatera Utara.

"Karena bencana banjir, maka sekolah di wilayah yang terdampak kemudian diliburkan, karena itu penerima manfaat MBG kemudian dialihkan kepada masyarakat terdampak," kata Kepala Kantor Regional BGN Sumatera Utara, KR Agung Kurniawan dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (29/11).

Pengalihan fungsi itu terjadi karena sekolah-sekolah penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah yang terdampak banjir di Sumatera Utara, diliburkan.

Di Kota Medan terdapat 48 SPPG yang sudah beroperasi.

"Dari ke-48 SPPG itu sebanyak 55.000 paket makanan telah kami distribusikan,” kata Agung.

Sementara di Kota Padangsidimpuan dengan 4 SPPG, mendistribusikan 10.000 paket makanan. Adapun di Kota Tebing Tinggi dengan 13 SPPG mendistribusikan 45.000 paket makanan

Di Kabupaten Tapanuli Utara dengan 5 SPPG mendistribusikan 9.000 paket makanan, di ⁠Kabupaten Serdang Bedagai dengan 28 SPPG mendistribusikan 12.000 paket makanan. Sementara di Kabupaten Langkat dengan 11 SPPG mendistribusikan 32.000 paket makanan. Adapun di Kota Sibolga, dengan 3 SPPG mendistribusikan 7.000 paket makanan.

Di Kabupaten ⁠Tapanuli Selatan, dengan 3 SPPG mendistribusikan 7.000 paket makanan. Di Kabupaten Mandailing Natal, dengan 10 SPPG, mengirimkan 13.000 paket menu kering dan menu basah untuk wilayah terdampak banjir.

"Sementara di Kabupaten Deli Serdang, dengan 54 SPPG yang telah beroperasi, mendistribusikan 100.000 porsi paket menu basah dan menu kering,” kata Agung.

Secara total, dari 10 Kabupaten Kota di Sumatera Utara ada 179 SPPG yang berada di wilayah terdampak banjir. Sedangkan total paket makanan yang terdistribusi telah mencapai 290.000 porsi.

"Seluruh Korwil (Koordinator Wilayah SPPG yang membawahi Kabupaten/Kota) serta SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) ikut hadir di garda terdepan untuk membantu masyarakat terdampak bencana,” kata Agung Kurniawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.