Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD: 27 Desa di Nagan Raya Aceh Terdampak Banjir Bandang dan Luapan

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 11:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: 27 Desa di Nagan Raya Aceh Terdampak Banjir Bandang dan Luapan Doc: ANTARA
Ket. Sebuah jembatan di lintas jalan provinsi di kawasan Desa Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, putus total akibat diterjang banjir bandang. Hingga Minggu (30/11/2025) akses transportasi di kawasan tersebut masih putus total.

NAGAN RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh memastikan sebanyak 27 desa tersebar di empat kecamatan terdampak banjir bandang dan banjir luapan yang terjadi sejak Rabu (26/11) lalu.  

“Dampak bencana alam yang terjadi saat ini sangat parah, banyak menimbulkan kerusakan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Irfanda Rinaldi, kepada ANTARA, Minggu (30/11).

Adapun sebaran terjadinya bencana alam banjir bandang dan banjir luapan di antaranya di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang meliputi Desa/Gampong Blang Puuk, Gampong Blang Meurandeh, Gampong Babah Suak serta Gampong Kuta Teungoh. 

Di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, banjir merendam sembilan desa/gampong terdiri dari Gampong Ujong Lamie, Gampong Lamie, Gampong Kuta Trieng, Gampong Geulagang Gajah, Gampong Kaye Unoe, Gampong Tuwi Buya, Gampong Suak Palembang, Gampong Alue Wakie, serta Gampong Gunong Cut. 

Di Kecamatan Tripa Makmur banjir merendam desa/gampong Panton Pange, Ujong Krueng, Mon Dua, Neubok Yee PP, Neubok Yee PK, Pasie kebeu Dom, Lueng Keube Jagat, Drien Tujoh, Babah Lueng, Kabu, serta Kuala Simpang.  

Sebaiknya Anda baca juga:

Banjir juga merendam tiga desa di Kecamatan Tadu Raya meliputi Drsa Cot Mee, Desa Cot Mue, serta Alue Siron.

Irfanda mengatakan banjir bandang yang terjadi empat kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, akibat hujan deras dan angin kencang terjadi sejak Selasa hingga Rabu (25-26/11) sehingga menyebabkan debit air Sungai/Krueng Beutong dan Krueng Tripa meuluap.

Akibatnya mengenangi permukiman masyarakat Ketinggian air berkisar antara 50 sentimeter hingga 180 sentimeter di perkarangan rumah.

“Saat ini sebagian besar genangan air di lokasi sudah mulai surut, namun banyak menyisakan lumpur di badan jalan dan rumah masyarakat di lokasi banjir,” kata Irfanda Rinaldi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.