Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Minta Lebanon Kembalikan Bom Presisi GBU-39 yang Gagal Meledak di Markas Hizbullah

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 00:05 WIB | Oleh:

Meskipun sebagian kecil dari komponen dikompromikan, ia memiliki potensi untuk mempercepat pengembangan program persenjataan lawan seperti:

- Bom skat LS-6 dan senjata penguncian presisi generasi baru Tiongkok,

– Rusia KAB seri skating bom serta paket ofensif yang lebih tak terkalahkan terhadap peperangan elektronik,

– Keluarga rudal UAV taktis dan berteknologi tinggi Iran yang sedang tumbuh.

Bagi Amerika Serikat, hilangnya GBU-39B dalam keadaan tidak meledak tidak hanya memalukan - itu adalah tanggung jawab strategis yang dapat memiliki dampak yang berkepanjangan pada keuntungan militer globalnya.

Tekanan AS memuncak ketika Washington Khawatir tentang kebocoran teknologi ke Tiongkok, Rusia dan Iran

Kekhawatiran Washington berasal dari rekam jejak yang konsisten dari pasukan saingan yang telah lama mengeksploitasi senjata Barat yang ditemukan di medan perang untuk mempercepat pengembangan sistem senjata mereka sendiri.

"Kami melakukan kontak dengan pihak berwenang Lebanon untuk memastikan kembalinya amunisi buatan AS yang aman untuk mencegah akses tidak sah yang dapat membahayakan kepentingan keamanan nasional," sebuah peringatan yang dikeluarkan oleh para pejabat AS dengan nada yang menyoroti pentingnya masalah ini.

Tiongkok

Tiongkok telah lama mendominasi taktik rekayasa balik terhadap sistem militer asing, termasuk bom yang tidak meledak dan pesawat yang hancur, untuk mendorong program senjata strategis mereka ke depan.

Jika Tiongkok mendapatkan akses ke arsitektur panduan GBU-39B, itu dapat meningkatkan pengembangan bom kulit generasi baru, memperkuat kemampuan serangan A2 / AD, menstabilkan senjata hipersonik presisi tinggi dan mengoptimalkan algoritma penargetan pesawat siluman mereka.

Russia

Rusia telah membuktikan kemampuannya untuk mengeksploitasi sistem senjata Barat yang ditemukan di Ukraina dan Suriah, termasuk ATGM Javelin, drone Switchblade dan komponen HIMARS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Iran-AS Rampungkan Draf Pel...
Megapolitan
Senin, Samsat Keliling Siap...
Nasional
Bapanas Perkuat Gerakan Sel...

Peluang Melemah Terbuka, 22 Juni 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Peluang Melemah Terbuka, 22...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.