Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jubir Kemlu: Puluhan WNI Masih Hilang Pascakebakaran Kompleks Wang Fuk Court Hong Kong

📅 Sabtu, 29 Nov 2025, 19:45 WIB | Oleh:
Jubir Kemlu: Puluhan WNI Masih Hilang Pascakebakaran Kompleks Wang Fuk Court Hong Kong  Doc: Kemlu RI
Ket. Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang

JAKARTA - Kebakaran di kompleks pemukiman Wang Fuk Court, di Distrik Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11) tidak hanya menyebabkan WNI tewas dan terluka. Namun, turut menyebabkan puluhan WNI hingga saat ini dilaporkan masih hilang.

Hingga Jumat (28/11) dini hari sebanyak 79 WNI mash ditelurusi keberadaannya secara intensif, kata juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, Sabtu (29/11) di Jakarta.

“Dapat kami sampaikan bahwa di kawasan tersebut tercatat sekitar 140 WNI yang bekerja sebagai pekerja domestik. KJRI Hongkong telah berhasil mengkonfirmasi kondisi 61 orang termasuk para korban meninggal,” ujar jubir Kemlu RI.

“Sementara 79 WNI lainnya masih terus ditelusuri keberadaannya secara intensif.”

Yvonne memastikan sebagai tindak lanjut pencarian terhadap puluhan WNI itu, KJRI Hong Kong berkoodinasi erat dengan otoritas setempat. “Yaitu, untuk memperoleh akses informasi dan pemberian bantuan sesuai protokol keselamatan bagi WNI,” ucap dia.

“Dan, membuka posko darurat di KJRI sejak Rabu malam untuk layanan informasi serta penampungan sementara.”

Yvonne menambahkan, KJRI Hongkong juga telah mengirimkan tim ke lapangan untuk melakukan verifikasi WNI atau PMI yang terdampak. Termasuk, menyalurkan bantuan logistik dan mendirikan posko darurat di Tai Po Community untuk layanan identifikasi dan verifikasi bantuan kebutuhan dasar.

“Termasuk, fasilitasi dokumen perjalanan dan juga menjalin komunikasi dengan simpul-simpul masyarakat Indonesia memastikan seluruh WNI terdata dan tertangani. Kami mengimbau seluruh masyarakat Indonesia di Hongkong untuk terus mengikuti instruksi pihak berwenang terkait isu ini,” kata jubir Kemlu RI.

Sementara, hingga Jumat (28/11) dini hari jumlah WNI yang menjadi korban tewas kebakaran di kompleks pemukiman Wang Fuk Court bertambah menjadi tujuh orang. Ketujuh WNI itu diketahui merupakan pekerja di sektor domestik.

Serta, saat ini masih terdapat satu orang WNI yang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan dalam kondisi yang stabil. Sebelumnya, seorang WNI lainnya yang terluka dan sempat dirawat di rumah sakit telah diperbolehkan pulang pada Jumat (28/11). ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.