Baznas: Bandung Satukan Langkah Menuju Target Three Zero 2030 melalui Program Tebar Cinta Akhiri AIDS
📅 Sabtu, 29 Nov 2025, 19:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat“Ketika semua bergerak bersama, Bandung tidak hanya melawan virus. Bandung sedang menjaga manusia,” tegas dia.
Sedangkan Plt. Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dadan Mulyana Kosasih, memaparkan kondisi terkini HIV di Bandung.
Tercatat, di Kota Bandung terdapat 13.000 kasus kumulatif dengan10.000 pasien masih hidup. Sebanyak 6.700 orang telah mendapatkan terapi ARV.
Di Kota Bandung tercatat 500–700 kasus baru ditemukan tiap tahun dengan tingkat temuan melalui tes: 1,04% dari 91.000 tes.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal yang menjadi perhatian ialah cakupan tes HIV pada ibu hamil yang masih 60 persen.
“Ada 40% ibu hamil yang belum dites. Ini berisiko penularan ke bayi. Ini pekerjaan rumah kita bersama,” ujar dia.
Untuk mempermudah akses pemeriksaan HIV, Pemerintah Kota Bandung bersama mitra layanan menyediakan fasilitas tes dan pengobatan di 80 Puskesmas, 31 rumah sakit, 8 klinik HIV, dan termasuk layanan di Lapas dan Rutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Silakan datang ke Puskesmas terdekat. Gratis, aman, dan rahasia,” tambah Dadan.
Program Tebar Cinta Akhiri AIDS yang diinisiasi oleh Baznas Kota Bandung hadir untuk memberikan dukungan moral, spiritual, dan material bagi penyintas HIV/AIDS.
Program ini juga menyasar edukasi publik, bantuan terapi, serta penguatan ekonomi penyintas dan keluarga terdampak.
Program ini diyakini menjadi jembatan harapan agar tidak ada lagi individu yang harus menjalani perjalanan penyembuhan sendirian.
“AIDS dapat diakhiri. Tapi stigma harus dihentikan lebih dulu,” kata dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!