BI DKI Optimistis 2026 Ekonomi Jakarta Tumbuh Tinggi: Stabilitas, Inovasi, dan Penguatan Sinergi Jadi Kunci
📅 Jumat, 28 Nov 2025, 23:32 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA-Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta yakin pertumbuhan ekonomi Jakarta sangat prospektif tahun depan. Tanda tanda itu sudah mulai terlihat di penghujung tahun 2025 meskipun tantangan eksternal dan domestik tetap ada.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Yosamartha menyampaikan bahwa meskipun 2025 dipenuhi ketidakpastian global akibat transisi pemerintahan AS, tensi geopolitik, hingga perlambatan ekonomi global, perekonomian Indonesia, khususnya Jakarta, tetap menunjukkan ketangguhan.
"Respons kebijakan moneter yang akomodatif, perkembangan ekonomi digital, ekspor yang solid, serta keberlanjutan proyek strategis nasional menjadi fondasi utama resiliensi ekonomi,"ucapnya dalam sambutannya di acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Jakarta, Jumat (28/11) malam.
Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025. Acara ini sebagai momentum refleksi perjalanan ekonomi Jakarta sepanjang 2025 sekaligus proyeksi kondisi 2026. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas dan Biro perwakilan Pemerintah Daerah Provinsi
DKI Jakarta, pimpinan Forkopimda, instansi vertikal, perbankan, pelaku usaha, akademisi, media massa, serta para pemangku kepentingan terkait.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melanjutkan sambutannya, Yosamartha menegaskan bahwa ekonomi Jakarta di tahun 2025 tetap tangguh. Hal ini terlihat melalui kinerja positif dengan pertumbuhan yang berada pada kisaran 5 persen pada Triwulan I, Triwulan II dan Triwulan III tahun 2025 Pertumbuhan yang dinilai baik ini terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan pemerintah, maraknya aktivitas MICE Meetings, Incentives, Conferences, dan Exhibitions) dan berbagai event, akselerasi belanja pemerintah, serta penyaluran bantuan sosial. "Jakarta juga tetap menjadi tujuan investasi seiring keberlanjutan proyek strategis multiyears dan meningkatnya harga sejumlah komoditas ekspor,"tutur dia.
Inflasi Jakarta juga berada pada level yang stabil dan terkendali dengan akumulatif hingga Oktober terjaga 2,02 persen (ytd), lebih rendah dibanding inflasi nasional. Intermediasi perbankan berjalan baik dengan pertumbuhan kredit di atas 10 persen, serta tingkat NPL (Non-Performing Loan) tetap rendah di bawah 2 persen.
Selain itu, digitalisasi sistem pembayaran juga menunjukan performa yang terus meningkat. Hal ini tercermin dari penetrasi QRIS di DKI Jakarta yang mencapai hampir 40 persen pangsa nasional, dengan 6,1 juta pengguna dan 6,4 juta merchant, serta kontribusi yang semakin besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jakarta hingga 3,41 persen. "Dengan perkembangan tersebut, Bl memperkirakan perekonomian Jakarta akan tumbuh pada kisaran 4,6-5,4 persen (yoy) pada 2025, dengan inflasi yang tetap terkendali pada sasaran 2,5+ 1 persen,"ucapnya
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam upaya mencapai target tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta mengimplementasikan Simfoni Jakarta, melalui 3 program utama, yakni Protect Jakarta, Connect Jakarta, dan Forward Jakarta.
Protect Jakarta bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi melalui stabilitas harga, keamanan sistem pembayaran, dan perlindungan konsumen. Upaya ini diwujudkan melalui penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD), dukungan terhadap program bantuan sosial, pengembangan ekosistem pelindungan konsumen (SIPeKA) serta koordinasi lintas otoritas dalam pencegahan fraud dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Berbagai program tersebut membawa Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta memperoleh Penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk Penanganan Pangaduan Konsumen Sistem Pembayaran Terbanyak yaitu 4.211 Penanganan Pengaduan) dalam kurun waktu 3 tahun.
Connect Jakarta bertujuan memperkuat sinergi berbagai unsur pentahelix di DKI Jakarta, baik Pemprov DKI Jakarta, pelaku usaha, perbankan, investor, akademisi, maupun media, melalui berbagai forum strategis seperti Jakarta Economic Forum, Jakarta Kreatif Festival, JAWARA, CEO Talks, Editorial Connect, PR Connect serta kegiatan edukasi publik lainnya.
Keduanya diperkuat dengan Forwrd Jakarta yang bertujuan mendorong inovasi dan akselerasi digital, diantaranya melalui implementasi QRIS Tap pada layanan transportasi, lomba Digitalisasi Pasar untuk percepatan inklusi keuangan, serta elektronifikasi Pemda untuk efisiensi dan transparansi transaksi.
Inovasi-inovasi ini turut menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota dengan layanan transportasi publik terbaik di dunia, serta mendorong UMKM Jakarta meraih berbagai penghargaan nasional maupun internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!