Tiongkok Luncurkan Drone Pemburu Kapal Selam Jarak Jauh Baru: Wing Loong X
📅 Rabu, 26 Nov 2025, 05:38 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
BEIJING - Aviation Industry Corporation of China (AVIC) telah meluncurkan drone Wing Loong X baru, yang merupakan pesawat tanpa awak pertama di dunia yang mampu mendeteksi, melacak, dan menyerang kapal selam secara independen. Pesawat itu mengintegrasikan dispenser sonobuoy, torpedo ringan, dan sensor pengawasan maritim terintegrasi untuk memfasilitasi hal ini, dengan pengembangannya dianggap sebagai respons terhadap konsentrasi signifikan kapal selam serang AS dan sekutu yang dilaporkan di Pasifik Barat yang ditujukan khusus untuk menantang kepentingan keamanan Tiongkok.
Dari Military Watch, Wing Loong X saat ini merupakan drone pengintai dan serang bersenjata terbesar dan terberat di Tiongkok, dan dirancang untuk misi ketahanan lama di ketinggian tinggi. Kemampuannya untuk tetap di udara hingga 40 jam memberinya keuntungan yang sangat besar dibandingkan pesawat perang anti-kapal selam berawak seperti Boeing P-8 Angkatan Laut AS , yang dapat tetap mengudara hanya selama sepuluh jam.
Dengan lebar sayap lebih dari 20 meter, kemampuan jelajah Wing Loong X yang diperpanjang memungkinkannya beroperasi di atas zona maritim utama jauh lebih lama daripada pesawat berawak, menyediakan pengawasan tanpa gangguan jauh ke laut. Kemampuan operator di darat untuk bertransisi antar shift memberikan keuntungan besar dibandingkan pesawat berawak seperti P-8 yang mengandalkan satu awak di udara dengan daya tahan terbatas.
Kemampuan untuk menyebarkan pelampung sonar, melakukan analisis akustik, berkoordinasi dengan platform udara atau angkatan laut lainnya secara real-time, dan menyebarkan torpedo anti-kapal selam canggih menjadikannya sangat revolusioner untuk pesawat tak berawak. Pengungkapan Wing Loong X telah terjadi ketika industri penerbangan tempur tak berawak Tiongkok semakin muncul sebagai pemimpin dunia, dengan program pembom siluman jarak jauh dan antarbenua tak berawak keduanya telah mencapai tahap uji terbang, sementara pada akhir 2010-an pesawat hipersonik pertama di dunia, WZ-8 tak berawak , mulai beroperasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!