Kuatkan Kesehatan Mental Mahasiswa, Fakultas Vokasi UB Luncurkan Program Lapor Bu
📅 Rabu, 26 Nov 2025, 17:46 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
MALANG - Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (FV UB) melalui Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) menyelenggarakan kegiatan Phoenix Rising, sebuah sosialisasi terkait pentingnya kesehatan mental bagi mahasiswa.
Dekan Fakultas Vokasi, Mukhammad Kholid Mawardi, menegaskan bahwa kesehatan mental merupakan komponen penting dalam keberhasilan studi mahasiswa.
“Isu kesehatan mental menjadi penting karena kesehatan mental merupakan salah satu faktor keberhasilan studi mahasiswa. Ketika fakultas ingin mahasiswa berhasil, maka kesehatan mental perlu diperhatikan,” ujarnya.
Dia berharap mahasiswa berani menyadari dan mengakui isu mental yang dialami, serta memahami bahwa fakultas melalui ULTKSP selalu hadir sebagai ruang aman untuk mencari bantuan.
“Meskipun tidak secara langsung memberikan solusi, tapi paling tidak kita bisa menjadi wadah pendengar, membantu, dan menciptakan iklim perkuliahan yang baik,” katanya.
Sesi materi menghadirkan pembicara profesional di bidang kesehatan mental dan hukum perlindungan mahasiswa. Prof. Dr. Lucky Endrawati menyampaikan pesan penting terkait penerimaan diri.
“Ketika kita mengalami trauma, yuk kita akui, karena itu adalah hal yang wajar,” kata Prof Lucky.
Pada acara ini, ULTKSP juga secara resmi meluncurkan program “Lapor Bu!!!”, sebuah kanal pelaporan dan ruang diskusi interaktif yang akan dilakukan secara live melalui TikTok @vokasiub setiap bulan di Jum’at pertama pada pukul 15:30. Program ini dirancang sebagai media edukasi, konsultasi terbuka, dan penguatan literasi mahasiswa mengenai kesehatan mental, kekerasan seksual, dan perundungan.
Ketua DWP UB, Rani Ulfa Widodo, memberikan pesan penguatan kepada seluruh peserta.
“Ingat bahwa ketika anda menghadapi masalah, anda tidak sendiri. Ada ULTKSP, DWP, dan program ‘Lapor Bu!!!’ hadir untuk anda ketika Anda mulai membuka diri,” kata istri Prof. Widodo tersebut.
Dalam penutupnya, Dekan FV menyampaikan pesan moral bagi seluruh mahasiswa.
“Berbuat baiklah agar kesehatan mental tetap terjaga, beribadahlah karena ibadah dapat menjadi mekanisme penguatan diri, dan bangunlah hubungan yang baik dengan orang lain agar dapat saling mendukung,” kata Mukhammad Kholid Mawardi.
Acara Phoenix Rising diharapkan menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, suportif, dan sadar akan pentingnya kesehatan mental bagi seluruh civitas akademika Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Pertamina, Senin (24/11) ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan tokoh pendukung layanan kesejahteraan mahasiswa, antara lain Ketua ULTKSP Susilowati, Ketua DWP UB Sahabat Kampus Wiwin Lukitohadi, dan Ketua DWP Sahabat Kampus FV Ifa Mufida.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!