Monsun Asia Banyak Membantu Membentuk Awan Hujan hingga Sumbar
📅 Minggu, 23 Nov 2025, 15:58 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
PADANG PARIAMAN – Monsun Asia diperkirakan turut memicu dominasi Angin Baratan di wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Barat (Sumbar). Demikian perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Padang Pariaman.
"Memperhatikan kondisi dinamika atmosfer terkini periode 21-27 November diperkirakan berada di bawah pengaruh penguatan signifikan Monsun Asia yang memicu dominasi Angin Baratan di wilayah Indonesia, termasuk Sumbar," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Desindra Deddy Kurniawan di Padang, Minggu.
Desindra menjelaskan aliran massa udara lembap dari Samudera Hindia yang bertemu dengan topografi Bukit Barisan berpotensi menimbulkan proses pengangkatan udara (orographic lifting) yang intens, sehingga meningkatkan peluang pembentukan awan hujan.
Fenomena atmosfer lain seperti IOD negatif, aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, serta anomali suhu muka laut, kata dia, turut memperkuat potensi pertumbuhan awan konvektif, terutama di wilayah pesisir barat dan daerah perbukitan.
Kemudian adanya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan tersebut berdampak pada meningkatnya peluang kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi di Ranah Minang. Bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi yakni banjir, tanah longsor, banjir badang, genangan air, angin kencang, petir/kilat serta berdampak pada kondisi jalan raya yang licin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengingat kondisi itu, BMKG Minangkabau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiagaan terutama di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kabupaten Dharmasraya Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Limapuluh Kota.
"Masyarakat diimbau untuk selalu mewaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi dengan mengenali titik-titik rawan bencana termasuk melakukan pembaharuan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas," ucap Deddy Kurniawan.
Rob Jakarta Utara Surut
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat seluruh banjir rob atau banjir pesisir yang merendam sejumlah daerah di Jakarta Utara sudah surut pada pukul 18.00 WIB. “Seluruh genangan di wilayah Jakarta sudah surut. Hal ini terjadi berkat upaya kolaboratif yang dilakukan oleh OPD terkait,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Sabtu.
Ia mengatakan petugas gabungan dari BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan PPSU Kelurahan dengan peralatan pendukung seperti pompa mobile dalam menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.
“Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya,” kata dia. BPBD mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. “Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112, layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” kata dia.
Sebelumnya. banjir rob sempat merendam Jalan RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS) Papanggo,Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selain itu banjir juga merendam enam RT di Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Maritim Tanjung Priok mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi terjadi pada 18 November hingga 26 November 2025.
Hal itu akibat fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase bulan baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!