Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Padang Pariaman Catat Kerugian Akibat Banjir Mencapai Rp268,5 Miliar

📅 Sabtu, 29 Nov 2025, 08:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Padang Pariaman Catat Kerugian Akibat Banjir Mencapai Rp268,5 Miliar Doc: Diskominfo Padang Pariaman
Ket. Sungai di Padang Pariaman, Sumbar meluap menghantam rumah warga.

PARIAMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memperkirakan kerugian daerah itu akibat dilanda sejumlah bencana dalam akibat cuaca ekstrem dalam sepekan terakhir mencapai lebih dari Rp268,5 miliar.

"Banyak infrastruktur rusak di Padang Pariaman, jembatan Koto Buruak saja yang ambruk kerugian diperkirakan lebih dari Rp50 miliar," kata Sekretaris Daerah Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis saat dikonfirmasi di Pariaman, Sabtu (29/11).

Ia mengatakan besarnya angka kerugian yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem tersebut karena Padang Pariaman mengalami banjir, longsor, dan pohon tumbang yang membuat banyak jembatan ambruk dan rusak, jalan amblas, sehingga ada akses yang putus, irigasi rusak, serta 341 hektare sawah dan 106 hektare lahan jagung rusak.

Selanjutnya, kata dia, akibat sejumlah bencana tersebut banyak rumah warga yang rusak dan bahkan hanyut dibawa banjir, fasilitas pendidikan serta sarana publik lainnya juga rusak yang memerlukan biaya besar untuk membangun dan memperbaiki kembali.

Setidaknya, lanjutnya, akibat banjir tersebut 10.575 warga Padang Pariaman tercatat terdampak yang ribuan di antaranya harus mengungsi. Untuk memenuhi kebutuhan warga tersebut Pemkab Padang Pariaman mendirikan sejumlah dapur umum.

Ia menyampaikan besarnya dampak banjir tersebut, karena selain cuaca ekstrem juga karena sejumlah sungai yang bermuara di Padang Pariaman di bawah kewenangan pemerintah pusat harus dinormalisasi.

Meskipun Pemkab Padang Pariaman bersama sejumlah pihak telah melaksanakan gotong royong membersihkan sejumlah aliran sungai beberapa bulan lalu namun upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil yang optimal.

Oleh karena itu, Pemkab Padang Pariaman meminta bantuan pemerintah provinsi dan pusat untuk membantu memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana karena daerah itu tidak mampu memperbaikinya.

Sebelumnya, Jembatan Koto Buruak di Kecamatan Lubuak Aluang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat ambruk pada Kamis (27/11) sekitar pukul 09.00 WIB, karena tingginya debit air sungai akibat cuaca ekstrem yang menerpa daerah itu semenjak sepekan terakhir.

"Jembatan Koto Buruak baru saja putus. Innalilahi wainnailaihiraji'un, ketika jembatan ini putus ada seorang ibu yang mengendarai sepeda motor bersama anaknya jatuh bersama jembatan," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Lubuak Aluang.

Jembatan dengan panjang mencapai 185 meter tersebut menjadi infrastruktur vital di Padang Pariaman, karena menjadi akses utama warga ke pusat pemerintahan dan perekonomian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.