Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Proyek Raksasa KDMP Dimulai, Ribuan Gudang dan Gerai Serentak Digarap

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 20:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Proyek Raksasa KDMP Dimulai, Ribuan Gudang dan Gerai Serentak Digarap Doc: Antara.
Ket. Kopdes Merah Putih Bentangan Klaten, Jawa Tengah.

JAKARTA – Pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi fondasi penting untuk memastikan program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Infrastruktur yang memadai memungkinkan koperasi berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi lokal, mulai dari pengelolaan produksi hingga distribusi barang dan jasa.

Tanpa fasilitas fisik yang memadai, koperasi sulit menarik partisipasi warga, mengelola administrasi secara transparan, maupun menyediakan layanan yang konsisten.

Kehadiran bangunan yang representatif juga memperkuat kepercayaan masyarakat, membuka peluang kolaborasi dengan sektor swasta, serta mendukung peningkatan kapasitas usaha anggota.

Dengan demikian, pembangunan fisik koperasi bukan sekadar pembangunan gedung, tetapi investasi strategis untuk menggerakkan ekonomi desa dan memperkuat kemandirian komunitas.

Kementerian Koperasi mencatat 15.028 titik pembangunan fisik Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah dimulai, mencakup gerai, gudang, dan sarana pendukung lainnya.

“Saat ini, yang sudah dalam proses pembangunan itu 15.028 (titik). Ini bergerak terus. Pak Menteri (Koperasi Ferry Juliantono) menginginkan November ini minimal 20 ribu pembangunan,” ujar Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Henra Saragih ketika dijumpai di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Jumat (21/11).

Pembangunan fisik KDMP ditargetkan akan meningkat secara bertahap, yakni di 20 ribu titik pada November 2025, naik menjadi 40 ribu titik pada Desember 2025, kemudian menjadi 60 ribu titik pada Januari 2026, dan mencapai 80 ribu titik pada Februari 2026.

“Kami harapkan pada Maret nanti sudah tuntas terbangun keseluruhannya di 80 ribu titik,” kata Henra.

Dalam membangun sarana pendukung fisik KDMP, Henra menyampaikan Kementerian Koperasi menggandeng Kementerian Dalam Negeri yang bertugas menginventarisir lahan-lahan pemerintah daerah hingga di tingkat desa untuk dijadikan lahan pembangunan gudang dan gerai.

Henra mencatat lahan yang tersedia untuk dijadikan pembangunan gudang dan gerai sebanyak 32.071 lahan.

“Data ini bergerak terus, kami dari Kementerian Koperasi yang sudah terbagi dalam 12 korwil (koordinator wilayah) mendampingi, membersamai dinas koperasi, kemudian kodim, koramil, babinsa, untuk menginventarisir lahan,” ucap Henra.

Henra menyampaikan, untuk pembangunan sarana fisik KDMP dilakukan oleh Agrinas bersama TNI.

“Agrinas yang diberikan mandat untuk pembangunan. Ini kami harapkan target-target itu bisa tercapai,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Posko Siaga PLN Istana Waki...
Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.