Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berbagai Fraksi DPRD DKI Panaskan Paripurna, Bongkar Catatan Kritis soal Ranperda Kewilayahan Kota

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 20:45 WIB | Oleh:
Berbagai Fraksi DPRD DKI Panaskan Paripurna, Bongkar Catatan Kritis soal Ranperda Kewilayahan Kota Doc: DPRD DKI Jakarta

JAKARTA - DPRD DKI Jakarta menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah mengenai pembentukan, pengubahan nama, batasan, dan penghapusan kecamatan serta kelurahan. Sidang digelar pada Rabu, 19 November, dengan menghadirkan seluruh anggota dewan dan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Rapat tersebut menjadi salah satu tahap penting dalam mekanisme pembentukan regulasi struktural wilayah administrasi Jakarta. Penyampaian pandangan fraksi dinilai sebagai proses yang memastikan setiap kebijakan terkait pemerintahan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino memimpin jalannya sidang dengan agenda utama mendengarkan sikap politik masing-masing fraksi. Hadir pula Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama jajaran eksekutif yang mengikuti jalannya rapat dari awal hingga akhir.

"Berkenaan dengan hal tersebut, fraksi-fraksi DPRD telah melakukan pembahasan terhadap Ranperda tersebut."

Wibi menjelaskan bahwa pandangan umum fraksi menjadi bagian dari rangkaian penting dalam perumusan sebuah produk hukum daerah. Ia menegaskan bahwa setiap fraksi telah menggodok persoalan secara detail sebelum menyampaikan pandangannya dalam rapat paripurna.

"Hasilnya akan disampaikan pada hari ini dalam bentuk umum pandangan fraksi-fraksi yang akan kita dengar bersama-sama."

Setiap fraksi kemudian memaparkan catatan, perhatian, serta rekomendasi terhadap materi Ranperda. Pandangan tersebut menyangkut aspek efektivitas pelayanan publik, penyesuaian kebutuhan penduduk, hingga kelayakan administratif terhadap perubahan batas wilayah kecamatan dan kelurahan.

Fraksi-fraksi memberikan sorotan mulai dari potensi dampak sosial, tata kelola pemerintahan, hingga penegasan dasar hukum pembentukan wilayah baru. Dalam penyampaian tersebut, sejumlah fraksi turut menggarisbawahi pentingnya keakuratan data dan pemerataan pelayanan publik.

Beberapa fraksi memberikan penekanan pada kebutuhan penataan ulang batas wilayah yang dianggap sudah tidak relevan dengan perkembangan jumlah penduduk. Mereka menilai bahwa penyempurnaan batas administrasi harus dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Selain itu, sejumlah fraksi menyampaikan kekhawatiran terkait potensi tumpang tindih kewenangan jika perubahan wilayah tidak dirumuskan secara cermat. Mereka meminta agar pemerintah daerah melakukan kajian mendalam sebelum menetapkan wilayah baru atau menghapus wilayah yang ada.

Catatan terkait dampak anggaran juga menjadi salah satu sorotan yang diangkat dalam pandangan fraksi. Mereka menilai bahwa pembentukan serta pengubahan wilayah administrasi harus diiringi dengan perencanaan anggaran yang jelas dan proporsional.

Dalam rapat ini, beberapa fraksi menekankan urgensi pemetaan ulang kebutuhan pelayanan dasar agar tidak terjadi kesenjangan antarwilayah. Pelayanan publik seperti administrasi kependudukan, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan menjadi contoh sektor yang harus dipastikan tetap optimal setelah perubahan wilayah diterapkan.

Selain rekomendasi teknis, fraksi-fraksi juga memberikan masukan mengenai pentingnya pelibatan masyarakat dalam proses pembentukan dan penataan wilayah. Mereka menyoroti bahwa aspirasi warga setempat harus menjadi landasan dalam menentukan kelayakan pemekaran maupun penghapusan wilayah.

Rapat paripurna ini berjalan dengan lancar dan seluruh pandangan fraksi disampaikan secara terbuka di hadapan pimpinan dewan serta pihak eksekutif. Penyampaian tersebut menjadi rujukan awal sebelum pembahasan lebih mendalam dilakukan dalam rapat-rapat selanjutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Sumut Resmi Larang Pengguna...
Megapolitan
Polisi Ringkus Pemalak yang...

Menbud Ungkap Jadwal Terbit Buku Sejarah Baru

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menbud Ungkap Jadwal Terbit...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.