Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga DKI Jakarta Keluhkan Kenaikan Tarif Air PAM Jaya

📅 Senin, 17 Nov 2025, 18:35 WIB | Oleh:
Warga DKI Jakarta Keluhkan Kenaikan Tarif Air PAM Jaya  Doc: RRI/Tsalisa

JAKARTA - Warga di Jakarta mengeluhkan kenaikan tarif air PAM Jaya yang dinilai memberatkan. Banyak pelanggan kaget karena tagihan melonjak tinggi.

Achmad Rahadijat, pensiunan RSCM, mengaku terkejut melihat kenaikan tagihan air rumahnya. Ia mengatakan, kenaikan terjadi perlahan namun jumlahnya besar. Semula, kata dia, tagihan awal naik dari 400 ribu menjadi 600 ribu.

“Pertama saya bingung kok naik pelan pelan,” ujar Achmad, Senin (17/11).

Ia mengira, penggunaan air di rumahnya meningkat sehingga tarif ikut berubah. Namun, ia merasa pemakaian air keluarganya tetap sama. Menurut dia, tidak ada acara atau kegiatan yang membuat konsumsi air meningkat. Semua penghuni rumah menggunakan air seperti biasa.

Ia mengatakan, kenaikan itu sangat tidak wajar. Ia berharap pihak terkait memberi penjelasan kepada pelanggan.

"Eh ini bulan Oktober suruh bayar 1,6 juta. Kaget saya, naiknya tidak tanggung-tanggung,” ucap dia.

Keluhan serupa datang dari Desy, pengguna PAM lainnya. Ia mengatakan, kualitas air juga tidak selalu baik. Bahkan ia juga sudah menggunakan jetpump, namun tagihannya tetap naik.

“Airnya jelek kadang mbak,” ujar Desy.

Desy mengatakan tagihannya meningkat sampai tiga kali lipat tanpa alasan jelas. Ia menilai, kenaikan ini tidak masuk akal. Ia pun mengaku heran tagihannya bisa mencapai lebih dari satu juta rupiah. Padahal rumahnya kerap ditinggal dan tidak ada orang.

“Kita semua nenek kakek ga ada orang dirumah. Tapi kenapa tagihan saya bisa mencapai lebih dari satu juta rupiah?" ujar dia.

Ia memohon perhatian pemerintah terkait persoalan tersebut. “Pemerintah tolonglah kami ya allah,” ucap dia seraya berharap perubahan segera terjadi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

3 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

4 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.