Jejak Betawi Pesisir Terancam, DPRD DKI Desak Rumah Si Pitung dan Masjid Al Alam Jadi Cagar Budaya
📅 Senin, 17 Nov 2025, 19:15 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohDi sisi lain, ia menegaskan bahwa pemerintah harus tegas dalam mengatur zonasi industri di sekitar wilayah tersebut. Kebijakan penataan ruang harus mengutamakan perlindungan terhadap area bersejarah agar tidak tergerus pembangunan yang tidak terkendali.
Oman berharap desakan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan kajian mendalam oleh Dinas Kebudayaan. Ia menilai langkah tersebut penting agar rekomendasi teknis dapat diterbitkan dan proses penetapan cagar budaya bisa dilakukan tanpa hambatan.
Dengan adanya payung hukum cagar budaya, kawasan Rumah Si Pitung dan Masjid Al Alam Marunda akan memiliki perlindungan jangka panjang. Oman menekankan bahwa menjaga situs budaya sama pentingnya dengan membangun infrastruktur modern di Jakarta.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melihat pelestarian budaya sebagai investasi sejarah. Upaya mempertahankan jejak Betawi pesisir diyakini akan memperkaya identitas kota sekaligus memberi manfaat sosial bagi masyarakat sekitar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oman menyampaikan bahwa pihaknya di DPRD DKI siap mendorong kebijakan anggaran yang dibutuhkan untuk revitalisasi kawasan. Menurutnya, pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat.
Dengan dorongan ini, ia berharap Kompleks Si Pitung dan Masjid Al Alam Marunda dapat segera ditetapkan sebagai cagar budaya. Keputusan itu diyakini akan menjadi langkah awal untuk menyelamatkan sejarah Betawi pesisir dari ancaman hilang selamanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!