Komisi IX DPR Ade Rezki Pratama Dukung Ketersediaan Air dan Program Bergizi Gratis
📅 Minggu, 16 Nov 2025, 19:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama merespons kondisi kemarau panjang yang melanda Kabupaten Agam sejak empat bulan terakhir dengan menyalurkan air bersih bagi warga.
"Air merupakan kebutuhan dasar seluruh makhluk hidup. Semoga musim kemarau panjang cepat berlalu, sawah dan kebun warga dapat kembali dialiri air sehingga para petani dapat kembali beraktivitas," kata Ade Rezki, Minggu.
Dia membantu ketersediaan air dan menyerahkan bantuan berupa uang tunai untuk operasional kepada Camat Canduang Syahrul Hamidi saat menghadiri Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di daerah itu
Menurut dia, banyak lahan pertanian yang gagal panen akibat kekeringan, bahkan sumber air yang adapun tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
"Kami prihatin terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat di Kecamatan Canduang, musim kemarau panjang yang dialami tidak hanya menyulitkan masyarakat akan ketersediaan air bersih namun juga membuat sebagian lahan pertanian gagal panen. Untuk itu, kami membantu biaya operasional kendaraan yang akan menyalurkan air bersih ke rumah rumah warga," ungkap Ade.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dasril (50), warga desa setempat mengapresiasi bantuan yang diberikan legislator yang langsung tanggap memberikan bantuan ketersediaan air bersih.
Bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami kekeringan.
"Bantuan langsung diberikan di saat warga menyampaikan keluhan mereka pada kegiatan sosialisasi program MBG Ade Rezki langsung memberikan bantuan berupa uang untuk operasional kendaraan yang akan mendistribusikan air ke rumah rumah warga," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya warga memperoleh air dari sumber air yang tersedia bahkan terpaksa harus membeli air untuk mencukupi kebutuhan mereka.
Sebelumnya, Pemkab Agam melalui BPBD telah memberlakukan masa tanggap darurat bencana kekeringan akibat kemarau panjang sejak Agustus lalu membuat ratusan keluarga di wilayah Ampek Angkek dan Canduang kesulitan mendapatkan air bersih.
Selama masa tanggap darurat, BPBD bersama PDAM, PMI, pemerintah kecamatan, nagari, serta Kelompok Siaga Bencana (KSB) bekerja sama menyalurkan air ke berbagai desa terdampak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!