Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inilah Alasan Jayawijaya Kejar Status Kabupaten Layak Anak di Papua Pegunungan

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 20:45 WIB | Oleh:
Inilah Alasan Jayawijaya Kejar Status Kabupaten Layak Anak di Papua Pegunungan Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
Ket. Kepala DP3AKB Kabupaten Jayawijaya Ramlia Salim diwawancarai wartawan di Wamena soal Kabupaten Layak Anak.

WAMENA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya mendorong daerah ini sebagai Kabupaten Layak Anak atau KLA di daerah Papua Pegunungan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jayawijaya Ramlia Salim di Wamena, Minggu mengatakan KLA sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pemenuhan hak serta perlindungan anak di Kabupaten Jayawijaya yang harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Tahun ini tema anak nasional adalah anak hebat Indonesia kuat menuju Indonesia emas tahun 2045. Kami pun berharap melalui KLA maka generasi Kabupaten Jayawijaya menjadi generasi sehat, kuat dan cerdas di masa kini dan akan datang,” katanya.

Menurut dia, untuk mewujudkan generasi Indonesia khususnya Kabupaten Jayawijaya yang sehat , cerdas dan tangguh maka membutuhkan dukungan semua pihak dalam membantu tumbuh kembang mereka.

“Kami ingin generasi Jayawijaya ke depan sehat, cerdas dan tangguh dalam menghadapi semua tantangan yang ada. Maka perlu campur tangan semua pihak dalam mewujudkan Indonesia emas tahun 2045 melalui KLA,” ujarnya.

Dia menjelaskan dalam mewujudkan KLA harus memenuhi lima unsur yakni hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta perlindungan khusus.

“Lima unsur ini saling keterkaitan dan dibutuhkan dukungan pemerintah sebagai leading sektor serta membutuhkan dukungan masyarakat, dunia usaha yang terintegrasi melalui kebijakan, program dan kegiatan yang berkelanjutan,” katanya.

Dia menambahkan anak Indonesia dari Sabang hingga Merauke adalah saudara, di dalamnya ditanamkan nilai-nilai persatuan, toleransi dan solidaritas dari latar belakang suku, agama, ras dan budaya.

“KLA ini bukan sekadar seremonial tetapi menjadi seruan pemerintah, bangsa, masyarakat, dunia usaha, media dan keluarga untuk mewujudkan lingkungan aman, inklusif dalam mendukung pertumbuhan anak-anak Indonesia di Jayawijaya,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.