Gubernur NTT Promosikan Sektor Perikanan dan Pariwisata di Beijing
📅 Minggu, 16 Nov 2025, 13:20 WIB | Oleh: Sriyono"Sedangkan di sektor peternakan, kami seperti China, adalah daerah penghasil dan pemakan daging babi terbesar. Untuk produksi babi, kami terbesar ketiga di Indonesia dengan produksi 13,829 ton babi per tahun selain itu ada juga produksi sapi potong dan semuanya bebas penyakit mulut dan kuku," ungkap Melki.
Melki menyebut total lahan peternakan di NTT mencapai 330.201 hektare dan masih ada lahan rumput seluas 549.026 hektare dan 218.825 hektare yang belum dimanfaatkan.
"Kami juga membangun pasokan pakan ternak karena NTT bergantung pada pemasok pakan dari luar provinsi yang menyebabkan harga pakan tinggi dan membatasi produktivitas," katanya.
"Ada peluang investasi dengan membangun pabrik pakan lokal berpotensi memenuhi hingga 70 persen kebutuhan pakan lokal dalam 3 tahun, mengurangi ketergantungan pada impor, menurunkan biaya produksi, meningkatkan pendapatan peternak, dan mempercepat siklus pertumbuhan ternak," jelas Melki.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara terkait pariwisata, Melki menyebut NTT menempati peringkat ke-8 nasional dalam realisasi investasi pariwisata tahun 2024, dengan total 89,4 juta dolar AS, termasuk 61 juta dolar AS dari investor asing, terutama dari Singapura, Qatar, Inggris dan Prancis.
Minat PMA didorong oleh daya tarik Labuan Bajo, Danau Kelimutu, Taman Nasional Komodo, dan Desa Wae Rebo sebagai ikon budaya dan alam yang sudah diakui UNESCO.
Kunjungan wisata pada 2024 mencapai lebih dari 1,17 juta pengunjung yang terdiri dari 291.105 orang wisatawan mancanegara dan 885.362 wisatawan domestic.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Selain Labuan Bajo masih ada Sumba, Kellaba Madja, Mulu Seribu, Danau Kelimutu, Alor Semau, Waerebo, Fatumnasi, Sabu Raijua, Lembata, Bajawa dan lokasi lainnya," ungkap Melki.
"Untuk bisa tiba di NTT sangat mudah, bisa ke Jakarta lalu Kupang, atau langsung ke Labuan Bajo atau bisa dari Bali naik kapal pesiar ke Labuan Bajo atau ke Kupang. Kami juga ada berbagai hotel dan berbagai kapasitas bahkan tinggal di penginapan di kampung juga nyaman," ungkap Melki.
Penerbangan internasional yang sudah ada adalah dari Singapura, Kuala Lumpur dan Australia.
"Nantinya akan ada penerbangan langsung dari China ke Labuan Bajo juga bandara internasional Kupang baru dibuka lagi untuk tujuan Darwin dan Timor Leste," tambah Melki.
Tidak ketinggalan jalan raya Trans-Flores sepanjang 664 km menawarkan jalur panorama yang menghubungkan berbagai destinasi utama di Pulau Flores.
Potensi pengoperasian pesawat amfibi juga memungkinkan konektivitas langsung dari Nihiwatu di Sumba Barat menuju Labuan Bajo, dilanjutkan ke Rote Ndao, dan akhirnya Alor sehingga membuka rute baru untuk pariwisata premium dan transportasi antarpulau.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!