Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Jawa Timur Ajak Warga Nahdliyin Sinergikan Pembangunan Daerah

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 08:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Jawa Timur Ajak Warga Nahdliyin Sinergikan Pembangunan Daerah Doc: ANTARA
Ket. Pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jawa Timur di Pondok Pesantren Bejagung, Tuban, Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026).

TUBAN – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim), Emil Elistianto Dardak, mengajak warga Nahdliyin di wilayah setempat untuk menyinergikan pembangunan daerah yang sudah berjalan dengan baik.

"Pemprov Jatim harus bersinergi dengan warga Nahdliyin untuk membangun Jawa Timur yang sudah baik," kata Wagub Emil Dardak di Kabupaten Tuban, Sabtu (11/4).

Emil mengatakan kehadirannya dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Pondok Pesantren Bejagung, Tuban, bertujuan untuk menjalin kemitraan yang membawa kemaslahatan umat.

Selama ini, lanjut dia, program yang dilakukan warga Nahdliyin di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat, sudah terbukti dampaknya.

"NU berkontribusi luar biasa untuk pembangunan Jawa Timur dengan kehadiran ini semakin mempererat koordinasi warga Nahdliyin dengan Pemprov Jatim," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menuturkan Muskerwil PWNU Jatim ini agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

Agenda tersebut sekaligus untuk mengevaluasi program kerja yang sudah dilaksanakan selama setahun dan kinerja dari pengurus PWNU Jatim, termasuk membahas persiapan pelaksanaan Muktamar NU.

"Pelaksanaan Muktamar NU dimana saja siap, termasuk di Surabaya atau di Jawa Timur," katanya.

Sementara itu Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muhammad Nuh di Tuban menyebutkan Muskerwil PWNU Jatim sangat tepat dilaksanakan karena saat ini PBNU memerlukan pandangan original berasal dari keluarga besar NU.

Selain itu pelaksanaan Muskerwil PWNU Jatim juga mendekati Muktamar NU ke-35 sebab akan menjadi penyambung NU abad pertama dan abad kedua yang tidak boleh terpisahkan.

"Apalagi resources NU di Jatim luar biasa, mulai sejarah NU didirikan di Surabaya. Untuk itu Jatim menjadi pelopor pandangan ke depan yang luar biasa untuk NU ke depan dan menyiapkan abad kedua NU lebih dahsyat lagi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
PSG Incar Celah Pertahanan ...

Lumayan, Transportasi Jakarta Terbaik Nomor 15

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lumayan, Transportasi Jakar...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.