Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Universitas Andalas Perkuat Hilirisasi Kelapa Sumatera Barat Berorientasi Ekspor

📅 Sabtu, 15 Nov 2025, 11:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Universitas Andalas Perkuat Hilirisasi Kelapa Sumatera Barat Berorientasi Ekspor Doc: Antara Foto
Ket. Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi

Universitas Andalas (Unand) terus membantu pengembangan komoditas unggulan asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), salah satunya kelapa beserta produk olahannya yang berorientasi pada pasar ekspor.

"Unand berkomitmen dalam mendorong pengembangan komoditas unggulan Sumbar termasuk terus menekankan pentingnya hilirisasi untuk menghasilkan produk bernilai tambah," kata Rektor Unand Efa Yonnedi di Padang, Sabtu.

Rektor mengatakan perguruan tinggi tertua di luar Pulau Jawa itu juga berupaya untuk memperkuat kerja sama dengan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sektor pertanian hingga kementerian terkait dan berperan aktif melalui riset dan inovasi.

Salah satu langkah yang dilakukan perguruan tinggi tersebut dalam pengembangan komoditas unggulan Sumbar ialah melalui praktik ekspor, dan workshop produk olahan kelapa untuk UMKM Sumbar.

Senada dengan itu, Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Unand Muhammad Makky menjelaskan pengembangan produk unggulan Sumbar dirancang untuk memberikan edukasi komprehensif terkait peluang ekspor serta peningkatan kualitas produk berbasis kelapa.

Langkah-langkah yang dilakukan perguruan tinggi itu diharapkan menjadi wadah peningkatan kapasitas bagi UMKM dan industri dalam mengembangkan produk olahan kelapa berorientasi ekspor, sekaligus memperkuat ekosistem hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Sementara itu, Perwakilan Divisi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Koperasi BPDP Helmi Muhansah menyampaikan program pendampingan komoditas kelapa merupakan yang pertama dilakukan BPDP bersama Unand.

"Selama ini, kegiatan BPDP banyak berfokus pada kelapa sawit. Melalui program ini, kami memperluas dukungan untuk meningkatkan nilai dan daya saing komoditas kelapa nasional," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Endrizal mengatakan secara umum provinsi itu memiliki berbagai komoditas potensial yang dapat dikembangkan melalui inovasi dan penguatan hilirisasi.

"Selain kelapa, Sumbar memiliki gambir. Salah satu inovasinya adalah tinta pemilu berbasis gambir yang diproduksi Unand. Untuk kelapa, harus mampu memanfaatkan seluruh bagian tanaman dari akar hingga daun," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.