Timnas Inggris Bidik Akhir Sempurna
📅 Kamis, 13 Nov 2025, 07:33 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP/Manan VATSYAYAN/Glyn KIRK
LONDON – Tim nasional Inggris yang sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, akan menutup rangkaian laga kualifikasi di kandang sendiri. Pertandingan terakhir ini akan digelar Jumat (14/11) dini hari WIB di Stadion Wembley, saat Three Lions menjamu Serbia dalam duel yang diwarnai dua cerita kontras: satu tim sedang menikmati dominasi tanpa cela. Yang lain berjuang di bawah pelatih baru untuk menjaga asa lolos ke putaran final.
Bagi Thomas Tuchel, laga ini menjadi semacam pesta peneguhan posisi. Tugas minimal sudah dituntaskan, menghindari kegagalan yang bisa menempatkannya sejajar dengan masa kelam Steve McClaren atau Sam Allardyce. Di tangan mantan pelatih Chelsea itu, Inggris justru melesat sempurna. Inggris menang enam laga dengan 18 gol dicetak tanpa kebobolan.
“Target utama sejak awal memastikan tiket lebih awal dan memperlihatkan gaya bermain yang meyakinkan. Pertandingan di Wembley selalu punya makna istimewa. Kami ingin memberikan penampilan terbaik bagi para pendukung,” ujar Tuchel dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Inggris memastikan lolos bulan lalu lewat kemenangan telak 5–0 atas Latvia. Dia membuka keunggulan tujuh poin dari Albania yang menempati posisi kedua. Dengan status pemuncak Grup K, duel kontra Serbia lebih merupakan ajang pematangan taktik dan uji kombinasi baru sebelum terbang ke Amerika Serikat tahun depan.
Meski sempat tampil datar saat menghadapi Andorra, Inggris kini tengah dalam tren mencetak gol besar. Mereka datang ke laga ini dengan catatan dua kemenangan beruntun dengan margin lima gol atau lebih. Inggris juga raih empat clean sheet berturut-turut di semua ajang. Jordan Pickford pun berpeluang mencatatkan clean sheet ke-43, menyamai rekor Joe Hart di urutan kedua daftar penjaga gawang terbaik Inggris sepanjang masa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, seperti biasa, badai cedera turut menghampiri. Newcastle United kehilangan Nick Pope dan Anthony Gordon. Sedangkan kapten Crystal Palace Marc Guehi diragukan tampil. Sebagai gantinya, Tuchel memanggil Trevoh Chalobah (Chelsea) dan James Trafford (Manchester City), serta memberi kesempatan bagi tiga pemain muda tanpa caps: Jarell Quansah (Bayer Leverkusen), Alex Scott (Bournemouth), dan Nico O’Reilly (Manchester City).
Di lini tengah, sorotan tertuju kepada Jude Bellingham dan Phil Foden. Meski keduanya tampil cemerlang di level klub, Tuchel tampak akan menurunkan Bellingham lebih dulu di Wembley. Foden mungkin disimpan untuk laga pamungkas di Albania.
Ujian Besar
Sebaiknya Anda baca juga:
Di kubu tamu, Serbia datang ke London dengan situasi jauh berbeda. Perubahan kursi pelatih baru saja terjadi setelah Dragan Stojkovic mengundurkan diri usai kekalahan 0–1 dari Albania Oktober lalu. Posisi itu kini diisi Veljko Paunovic, pelatih 48 tahun yang sebelumnya menukangi Reading dan Real Oviedo. Laga debutnya langsung menghadirkan tantangan ekstrem: menghadapi Inggris di Wembley.
“Saya tahu ini akan menjadi ujian besar, tapi justru dari pertandingan seperti inilah karakter tim terbentuk. Inggris sedang dalam performa luar biasa, tapi kami tidak datang untuk menyerah. Kami ingin menunjukkan semangat dan disiplin yang menjadi ciri khas Serbia,” ujar Paunovic.
Serbia saat ini berada satu poin di belakang Albania dan masih berpeluang merebut posisi kedua. Namun kekalahan dari Inggris ditambah kemenangan Albania atas Andorra akan menutup seluruh peluang mereka menuju Piala Dunia. Paunovic mewarisi tim yang sempat inkonsisten, mereka kebobolan tujuh gol dalam tiga laga terakhir, namun menutup jeda internasional sebelumnya dengan kemenangan 3–1 atas Andorra.
Tantangan terbesar Serbia adalah absennya sang legenda sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa, Aleksandar Mitrovic, yang tengah mengalami cedera. Dengan torehan 63 gol di level internasional, kehilangan pemain Al-Hilal itu meninggalkan lubang besar di lini depan. Duet Dusan Vlahovic dan Luka Jovic pun diharapkan mampu mengisi peran vital tersebut, meski Paunovic diperkirakan akan memakai formasi empat bek dan hanya menurunkan satu penyerang murni. ben/AFP/G-1
Perkiraan Formasi
Inggris 4-2-3-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!