Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OIKN Sebut Tradisi Tanam Pohon Cermin Komitmen Menuju Kota Hutan

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
OIKN Sebut Tradisi Tanam Pohon Cermin Komitmen Menuju Kota Hutan Doc: Antara
Ket. Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Myrna A. Safitri.

SAMARINDA - Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Myrna A. Safitri mengatakan tradisi menanam pohon yang diinisiasi oleh IKN merupakan cermin dari semangat untuk menjadikan IKN sebagai kota hutan.

“Tradisi penanaman ini, kami menyebut sebagai tradisi meninggalkan jejak hijau di IKN, yakni jejak dari setiap tamu maupun pengunjung yang datang ke IKN, termasuk tradisi pegawai IKN yang setiap pekan menanam pohon,” ujar Myrna di Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Kamis (10/7).

Hal ini, lanjut dia, sejalan dengan semangat menjadikan IKN sebagai kota hijau untuk dunia, yakni upaya yang terus dilakukan dalam melakukan penanaman kembali atau reforestasi di area-area yang terdegradasi maupun di ruang terbuka.

Ia juga mengatakan penanaman pohon ini sejalan dengan arah pembangunan IKN yang mengedepankan prinsip kota hijau dan berkelanjutan.

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN, Kota Nusantara menargetkan 75 persen ruang terbuka hijau, yakni terdiri dari 65 persen kawasan lindung dan 10 persen lagi merupakan kawasan ketahanan pangan,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan kota hutan yang diterapkan oleh Otorita IKN menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan pelestarian lingkungan, terlebih Kalimantan merupakan paru-paru dunia.

Hal ini ia katakan saat kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) OIKN Kartika Basuki Hadimuljono dan Istri Wakil Presiden RI Selvi Ananda Gibran Rakabuming.

Penanaman pohon tersebut dilakukan di Plaza Bhineka Tunggal Ika, bersama-sama dengan para istri menteri Kabinet Merah Putih/Seruni serta dihadiri oleh sejumlah pengurus DWP OIKN dan jajaran Eselon 1 OIKN.

“Penanaman ini menjadi bagian dari tradisi yang terus dilanjutkan oleh para tamu kenegaraan dan pejabat tinggi yang berkunjung ke IKN, sebagai bentuk nyata dari komitmen membangun Kota Nusantara sebagai kota hutan yang asri,” kata Myrna.

Dalam kegiatan ini ditanam sejumlah jenis bibit pohon yang bernilai ekologis tinggi, seperti Meranti (Shorea leprosula), Balangeran (Shorea balangeran), Kapur (Dryobalanops lanceolata), Gaharu (Aquilaria malaccensis), dan bibit pohon Nyatoh (Palaquium rostratum).

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono menegaskan kawasan IKN sudah steril dari berbagai penyakit masyarakat seperti pekerja seks komersial (PSK) dan praktik judi sabung ayam.

Hal tersebut disampaikan Basuki menanggapi pertanyaan Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin terkait unggahan dan pemberitaan soal maraknya penyakit masyarakat di kawasan IKN. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aktivitas Pengosongan Hotel Sultan

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Aktivitas Pengosongan Hotel...
Nasional
Darurat Stunting Jadi Sorot...
Luar Negeri
Korut akan Persenjatai AL d...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.