Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Siap Perjuangkan Penurunan Emisi Global pada KTT COP30

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 01:00 WIB | Oleh:
RI Siap Perjuangkan Penurunan Emisi Global pada KTT COP30 Doc: antara
Ket. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq

Belém, Brasil - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta delegasi Indonesia untuk memperjuangkan target pengurangan emisi Indonesia dan mampu menarik banyak investor terkait perdagangan karbon dalam negeri selama berlangsungnya Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa ke-30 (COP30).

"Kita memiliki 130-an negosiator yang akan berjuang di 13 agenda besar, di ruang-ruang adu diplomasi untuk merumuskan aksi iklim," kata Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq di Belém, Brasil, Minggu (9/11), waktu setempat.  

Seperti dikutip dari Antara, pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah menargetkan transaksi senilai 16 triliun rupiah dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor selama berlangsungnya konferensi tingkat tinggi (KTT) iklim tersebut. 

Perdagangan karbon ini diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri.

"Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif Faisol Nurofiq.

Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) akan berlangsung mulai Senin ini 10 November hingga 21 November 2025 di Belém, Brasil.

Selama COP30, Indonesia akan membuka Pavilion Indonesia sebagai ruang pameran Indonesia.  

Di Pavilion Indonesia ini, akan diadakan sesi Seller Meet Buyer (SMB) selama satu jam setiap hari selama COP30 berlangsung.

Sesi SMB akan mempertemukan calon penjual dan calon pembeli karbon.

"Jadi di dalam prime time-nya kita menyiapkan kegiatan terkait dengan seller meet buyer. Ini diharapkan akan bisa mendulang potensi 90 juta ton CO2 sampai berakhirnya COP ini," kata Hanif Faisol Nurofiq.

Menteri LH menjelaskan bahwa Indonesia saat ini telah menunjukkan kemajuan signifikan melalui implementasi berbagai kebijakan, seperti penurunan emisi dari sektor kehutanan dan energi, pengendalian deforestasi, serta percepatan transisi energi bersih. Ia menambahkan, dukungan global diperlukan agar transformasi menuju ekonomi hijau dapat berjalan berkelanjutan dan inklusif. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.