Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! Lagi Marak Malware yang Menyamar sebagai Aplikasi Identitas Digital Indonesia

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 17:40 WIB | Oleh:
Hati-hati! Lagi Marak Malware yang Menyamar sebagai Aplikasi Identitas Digital Indonesia Doc: Freepik

JAKARTA - Peneliti keamanan siber Cyfirma menemukan, malware yang menyamar sebagai aplikasi identitas digital nasional Indonesia, Identitas Kependudukan Digital (IKD). Malware tersebut, bernama Android/BankBot-YNRK, beredar di luar Google Play Store dalam bentuk file APK IKD palsu.

“Setelah diinstal, aplikasi berbahaya ini memanfaatkan izin Android untuk mengakses data sensitif. Target utama dari aplikasi berbahaya ini adalah aplikasi perbankan dan dompet kripto,” dilansir dari Biometric Update, Selasa (11/11).

Menurut investigasi perusahaan keamanan siber Cyfirma, Trojan ini beroperasi secara diam-diam dengan memantau layar pengguna. Aplikasi ini juga meniru penekanan tombol, dan mengisi formulir secara otomatis seolah-olah pengguna yang melakukannya.

Malware juga mengirimkan rincian perangkat, data lokasi, dan daftar aplikasi yang terinstal kembali ke penyerang. Android/BankBot-YNRK dirancang untuk mempertahankan akses jangka panjang, mencuri data keuangan, dan mengeksekusi transaksi penipuan.

Malware ini memanfaatkan kemampuan overlay Android untuk menampilkan halaman login palsu di atas aplikasi perbankan asli. Hal tersebut menyebabkan informasi login yang dimasukkan langsung dikirim ke pelaku kejahatan siber.

Para penyerang bahkan mengirim instruksi real-time ke ponsel korban, termasuk menghindari alat antivirus dan menghapus data untuk menutupi jejak. Trojan juga menekan notifikasi dan suara agar aktivitasnya tidak terdeteksi.

Saat ini, belum diketahui berapa banyak pengguna yang telah menginstal aplikasi palsu ini. IKD sendiri dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan resmi diluncurkan pada tahun 2023.

Hingga Desember 2024, sebanyak 18 juta orang telah mendaftar IKD. Pemerintah Indonesia terus mendorong peningkatan jumlah pengguna identitas digital untuk memperluas layanan publik secara daring. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Polres Lombok Timur Pantau Pembelian BBM di SPBU

38 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Polres Lombok Timur Pantau ...

Rupiah Masih Rentan, 5 Agustus 2026

39 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan, 5 Agus...

Ajax Resmi Umumkan Kedatangan Marc ter Stegen

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Ajax Resmi Umumkan Kedatang...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.