Gubernur DKI Luncurkan Portal Satu Data Jakarta
📅 Selasa, 11 Nov 2025, 13:57 WIB | Oleh: Ilham SudrajatPortal Satu Data Jakarta dapat menjadi benchmark untuk daerah lain dalam pengelolaan dan penyajian data yang berkualitas. Wajah baru portal yang diluncurkan pada tahun ini menampilkan tiga pengembangan utama, yakni menu visualisasi data yang interaktif dan berbasis insight, pencarian semantik berbasis AI, serta tampilan baru yang lebih atraktif.
Selain itu, Pemprov DKI berkolaborasi dengan BPS DKI Jakarta melakukan survei tematik, seperti Satu Data Kelurahan dan Satu Data RW, untuk memutakhirkan data makro wilayah, termasuk mengidentifikasi RW kumuh. Budi menyampaikan, Portal Satu Data Jakarta diintegrasikan dengan aplikasi JAKI, sehingga menjadikannya sebagai sarana suplai dan pertukaran data utama dari seluruh OPD.
Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov DKI Jakarta dan BPS dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan statistik sektoral dan implementasi Satu Data Indonesia. Sementara, kerja sama dengan BSSN dilakukan untuk menjaga keamanan dan perlindungan data.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, mendukung penuh upaya Pemprov DKI dalam menjadikan data dan data statistik sebagai basis kebijakan untuk menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.
Sebaiknya Anda baca juga:
"BPS akan terus berkomitmen dan memberikan dukungan penuh kepada DKI Jakarta. Terutama nanti, Pak Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta akan siap terus membantu, mendukung terselenggaranya Portal Satu Data DKI Jakarta," tutur dia.
Begitu juga Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi, yang memberikan apresiasi kepada Pemprov DKI atas peluncuran Portal Satu Data Jakarta. Menurut dia, portal satu data ini merupakan bagian integral dari program satu data yang mendapatkan atensi khusus dari Presiden Prabowo.
"Satu data merupakan sebuah gerakan untuk membangun ekosistem data nasional yang kolaboratif, efektif, terpercaya, dan tentunya dapat mewujudkan kedaulatan data digital nasional," ujar Nugroho.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun Nugroho menekankan adanya tantangan dalam pengelolaan data, yakni konfidensialitas, integritas, dan ketersediaan data. Karena itu, ia menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam menjamin keamanan data melalui teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia.
"Jangan sampai terjadi akses tidak hak terhadap data, kemudian terjadi perusakan, manipulasi, pencurian, dan bahkan pengambilalihan data yang dapat berdampak vital," pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!