Gubernur Pramono Tutup POPNAS dan PEPARPENAS 2025: Jakarta Panen Medali, Bonus Menyusul!
📅 Senin, 10 Nov 2025, 14:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi menutup Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025. Penutupan dua ajang olahraga pelajar terbesar di Indonesia ini digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Minggu (9/11).
Kedua ajang tersebut berlangsung lebih dari sepekan dan diikuti ribuan atlet muda dari 38 provinsi. Mereka bersaing di berbagai cabang olahraga untuk menunjukkan kemampuan dan semangat juang yang tinggi di tingkat nasional.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet pelajar yang telah menunjukkan semangat juang, ketekunan, dan sportivitas luar biasa di setiap kompetisi," ujar Gubernur Pramono.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Dukungan dari berbagai pihak disebut menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan POPNAS dan PEPARPENAS 2025.
"Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kami juga memberikan kenang-kenangan berupa kartu yang dapat digunakan untuk mengakses transportasi umum di Jakarta. Bahkan beberapa cabang olahraga yang sebelumnya belum pernah dipertandingkan, kini bisa terlaksana dengan baik," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pramono menegaskan, Jakarta siap menjadi tuan rumah berbagai event olahraga nasional di masa depan. Ia juga memuji prestasi gemilang kontingen Jakarta yang berhasil menduduki peringkat pertama di PEPARPENAS dan peringkat ketiga di POPNAS.
"Jakarta siap menjadi tuan rumah event-event nasional lainnya. Saya mendapat laporan bahwa medali emas Jakarta telah mencapai 101. Untuk urusan bonus nanti akan kami pertimbangkan, namun yang terpenting adalah semangat berprestasi, bukan sekadar karena bonus," tegas Pramono.
Selain menyoroti prestasi atlet, Gubernur DKI juga menyinggung perlunya sistem bonus yang lebih adil bagi atlet nasional. Menurutnya, penghargaan terhadap atlet harus diberikan secara proporsional dengan sistem yang transparan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya sudah berdiskusi dengan Pak Erick. Ke depan, sistem pemberian bonus sebaiknya tidak hanya terpusat di satu provinsi, tetapi diatur lebih rapi dan transparan dengan perhitungan yang jelas," tambahnya.
Ajang POPNAS dan PEPARPENAS 2025 di Jakarta menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga pelajar di Indonesia. Pemerintah DKI Jakarta berkomitmen memberikan dukungan penuh agar para atlet muda terus berkembang dan berprestasi di level lebih tinggi.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Erick Thohir, turut hadir dalam acara penutupan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta atas dukungan penuh selama penyelenggaraan dua ajang besar itu.
"Kami dari Kemenpora mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemda DKI, Pak Gubernur Pram, dan seluruh jajarannya, sehingga event ini berjalan sangat baik. Pemerintah DKI tidak hanya menyelenggarakan event olahraga, tetapi juga membawa pesan penting bahwa perjuangan menuju juara sama berharganya dengan kemenangan itu sendiri," ujar Erick.
Menpora Erick menilai penyelenggaraan POPNAS dan PEPARPENAS di Jakarta memberikan banyak dampak positif. Selain memacu semangat olahraga di kalangan pelajar, ajang ini juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
Dengan kesuksesan pelaksanaan dua ajang nasional ini, Jakarta kembali membuktikan kemampuannya sebagai tuan rumah yang solid dan siap menghadirkan event berskala besar. Semangat kolaborasi antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat menjadi modal penting untuk mengembangkan olahraga pelajar dan memperkuat potensi generasi muda Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!