Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI: Redenominasi Tidak Kurangi Nilai Rupiah

📅 Senin, 10 Nov 2025, 14:25 WIB | Oleh:
BI: Redenominasi Tidak Kurangi Nilai Rupiah Doc: RRI/Magdalena Krisnawati

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menanggapi wacana redenominasi atau penyederhanaan jumlah digit pada pecahan rupiah yang belakangan menjadi pemberitaan hangat. Pernyataan bank sentral Indonesia itu disampaikan Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Senin (10/11).

Menurut dia, redenominasi dilakukan tanpa mengurangi daya beli dan nilai rupiah terhadap harga barang atau jasa.

"Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat kredibilitas rupiah, dan mendukung modernisasi sistem pembayaran nasional," ujar dia.

​Menurut Denny, proses redenominasi direncanakan secara matang dan melibatkan koordinasi erat antarseluruh pemangku kepentingan. Saat ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah 2025-2029.

"RUU tersebut diajukan sebagai inisiatif pemerintah atas usulan BI," ujar dia.

Selanjutnya, BI bersama pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan membahas perumusan RUU tersebut.

Denny menegaskan implementasi redenominasi tetap mempertimbangkan waktu yang tepat dengan memperhatikan stabilitas politik, ekonomi, sosial, serta kesiapan teknis. Dalam hal ini termasuk hukum, logistik, dan teknologi informasi.

"BI tetap fokus menjaga stabilitas nilai rupiah," ucapnya. Denny juga menegaskan Serta mendukung pertumbuhan ekonomi selama proses redenominasi berlangsung,” ucap Denny.

Pemerintah berencana melakukan redenominasi rupiah sesuai seperti tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2025-2029. Di sana disebutkan RUU tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi) rencananya akan diselesaikan pada 2027.

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan redenominasi rupiah diharapkan dapat meningkatkan efisiensi perekonomian.

"Nilai tukar rupiah yang stabil merupakan wujud terjaganya daya beli masyarakat," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Olahraga
Ditempel Dewa United Banten...
Ekonomi
Di Tengah Tekanan Biaya, Ap...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.