Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Evakuasi JPO Tendean yang Ditabrak Truk Sengaja Tunggu Jam Sibuk Jakarta Mereda

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Evakuasi JPO Tendean yang Ditabrak Truk Sengaja Tunggu Jam Sibuk Jakarta Mereda Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan menjelaskan alasan proses evakuasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, berlangsung cukup lama setelah ditabrak truk pengangkut alat berat. Proses pembongkaran tidak dapat dilakukan secara langsung karena kendaraan yang terlibat masih tersangkut pada konstruksi jembatan.

JAKARTA - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan menjelaskan alasan proses evakuasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, berlangsung cukup lama setelah ditabrak truk pengangkut alat berat. Proses pembongkaran tidak dapat dilakukan secara langsung karena kendaraan yang terlibat masih tersangkut pada konstruksi jembatan.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengatakan insiden tersebut terjadi pada Selasa dini hari. Namun, pihaknya baru menerima informasi pada pagi hari dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi JPO.

"Bukan lama (evakuasi). Memang kan kejadiannya Selasa dini hari ya. Kami juga terinfo itu pagi hari bahwa ada kejadian seperti itu, ya wajar juga kan memang pagi hari," kata Rifki, Rabu (15/7/2026).

Setelah tiba di lokasi, petugas melakukan asesmen terhadap kondisi jembatan untuk menentukan langkah penanganan. Hasil pemeriksaan menunjukkan konstruksi JPO mengalami kerusakan sehingga harus segera dibongkar demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Rifki menjelaskan proses pembongkaran tidak bisa langsung dilakukan karena posisi truk masih tertahan oleh konstruksi jembatan yang roboh. Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak dapat dipindahkan sebelum penanganan terhadap struktur JPO dilakukan.

"Memang itu truk itu kan nyangkut, jadi penanganan truk dulu. Truk itu enggak bisa ke mana-mana karena ketiban sama si JPO, ketahan sama JPO," ujarnya.

Selain kendala teknis, pembongkaran juga harus mempertimbangkan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Pada pagi hari, arus kendaraan di Jalan Kapten Tendean sangat padat sehingga proses evakuasi berisiko menimbulkan kemacetan yang lebih parah.

"Kami datang pagi, kita periksa segala macam, bahwa itu tertahan sama JPO segala macam ya putuskan kita akan takedown. Cuma memang kita mau takedown kondisi lalu lintas. Pagi kan lagi luar biasa padatnya," ucap Rifki.

Untuk memastikan proses berjalan aman dan lancar, Suku Dinas Bina Marga kemudian berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Hasil koordinasi tersebut memutuskan pembongkaran dilakukan setelah jam sibuk pagi berakhir agar alat berat dapat lebih mudah memasuki lokasi.

"Kemarin komunikasi juga sama lantas sama Dishub, ya disarankan untuk setelah peak hour selesai lah. Karena memang kalau enggak kendaraan alat-alat kita juga susah kan untuk masuk, seperti itu," jelasnya.

Proses evakuasi akhirnya dilakukan setelah kondisi lalu lintas lebih terkendali sehingga pembongkaran JPO dapat berlangsung dengan aman. Pemerintah berharap penanganan tersebut dapat mempercepat pemulihan arus lalu lintas sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan di kawasan Jalan Kapten Tendean.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Anak Berkarunia Khusus Mendapat Tempat di Jakarta

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anak Berkarunia Khusus Mend...
Megapolitan
Pemprov Terus Memperbaiki S...
Luar Negeri
Trump dan Zelensky Saling S...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.