Kyrgios Berharap “Keajaiban” untuk Tampil di Australian Open Setelah Kondisi Lutut Membaik
📅 Jumat, 07 Nov 2025, 09:37 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
SYDNEY - Nick Kyrgios membuka peluang tampil di Australian Open 2025 setelah mengungkap perbaikan signifikan pada cedera lutut jangka panjang yang selama ini menghalanginya kembali ke tur tenis profesional.
Petenis berusia 30 tahun itu hanya memainkan lima pertandingan tunggal dalam tiga tahun terakhir akibat rangkaian operasi pada pergelangan tangan dan lutut. Namun, dalam wawancara dengan Australian Associated Press, Kyrgios menyebut kondisi lututnya menunjukkan perubahan positif yang tak terduga dalam beberapa pekan terakhir.
“Dalam sebulan terakhir, saya tidak tahu kenapa. Saya berbicara dengan terapis pijat dan fisioterapis saya tadi malam, dan memang ada sesuatu yang berubah pada lutut saya,” kata finalis Wimbledon 2022 tersebut.
“Tidak ada pembengkakan. Tidak ada rasa sakit setelah latihan. Saya tidak tahu apakah ini bisa disebut keajaiban atau bukan, tapi lutut saya terasa seperti menjadi lebih muda beberapa tahun.”
Kyrgios mengaku bingung mengapa setelah berbulan-bulan rehabilitasi yang berat, tiba-tiba pemulihan datang begitu cepat. Namun ia mencoba tetap berhati-hati dan tidak ingin menetapkan ekspektasi berlebihan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya tidak ingin merusaknya dengan terlalu percaya diri, tapi ada sesuatu yang memungkinkan saya berlatih tiga sampai empat hari berturut-turut, satu setengah hingga dua jam di lapangan, lalu pulih, dan lanjut membangun dari situ,” ujarnya. “Itu sangat menyenangkan. Saya merasa mendapatkan kehidupan baru di lapangan.”
Akibat lama absen, peringkat Kyrgios sempat melorot hingga posisi 652 dunia. Untuk tampil di Australian Open pada Januari nanti, ia kemungkinan membutuhkan wild card dari panitia turnamen. Kyrgios terakhir kali berlaga pada Maret lalu ketika kalah di putaran kedua Miami Open.
Sebelum memutuskan sepenuhnya siap kembali, Kyrgios dijadwalkan tampil pada laga ekshibisi bertajuk "Battle of the Sexes" menghadapi petenis putri nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, di Dubai pada 28 Desember mendatang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertandingan itu bisa menjadi indikasi pertama sejauh mana kesiapan fisiknya dan apakah “keajaiban” yang ia harapkan benar-benar dapat membawanya kembali bersaing di panggung Grand Slam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!