Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemdiktisaintek Buka Peluang Kolaborasi Riset Strategis dengan Mesir

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 10:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemdiktisaintek Buka Peluang Kolaborasi Riset Strategis dengan Mesir Doc: ANTARA
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kanan) saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy (kiri) di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Kamis (6/11/2025).

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka peluang kerja sama pendidikan tinggi dan riset strategis dengan Mesir.

Hal ini ditunjukkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy, di kantor Kemdiktisaintek, Kamis (6/11).

Menteri Brian dalam keterangan di Jakarta, Jumat (07/11), menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa asal Mesir melalui berbagai skema beasiswa, termasuk program Kemitraan Negara Berkembang (KNB).

"Kita akan berikan informasi tersebut kepada para mahasiswa Mesir, agar mereka bisa datang dan saling bertukar ilmu di bidang sains dan teknologi. Kami juga akan berikan detail mengenai mahasiswa Indonesia di Mesir," katanya.

Mendiktisaintek memberikan apresiasi terhadap pembukaan program studi Bahasa Indonesia di Al-Azhar University, yang menandai semakin eratnya hubungan kebudayaan dan pendidikan antara kedua negara.

Ia berharap hal ini dapat memperkuat mobilitas mahasiswa untuk meningkatkan kefasihan berbahasa, kesepahaman antarbudaya, dan membangun fondasi antarmanusia yang kuat.

Sementara itu, Dubes Yasser menambahkan bahwa pemerintah Mesir melalui kampus-kampus Mesir tengah mempersiapkan program di bidang kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi untuk diikuti mahasiswa Indonesia.

"Kami juga sedang mengeksplorasi potensi kerja sama di bidang teknologi," ujarnya.

Diketahui, selain kerja sama akademik, kedua pihak juga bersepakat untuk menindaklanjuti kolaborasi melalui Joint Commission Meeting antara pemerintah Indonesia dan Mesir, di mana sektor pendidikan tinggi merupakan suatu pilar utama.

Selain itu, dibahas juga mengenai perpanjangan nota kesepahaman antarkampus yang telah berakhir masa berlakunya.

Sejumlah rencana kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan serta memperluas jejaring akademik yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di kedua negara.

Melalui kolaborasi ini, Kemdiktisaintek berkomitmen mendukung visi Asta Cita Presiden dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang terbuka, kolaboratif, dan berdaya saing global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rupiah Rentan Melemah, 3 Agustus 2026

41 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...
Daerah
Menhub Tinjau Langsung Evak...
Luar Negeri
Kekeringan dan Gelombang Pa...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.