Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

GoPay Bagikan Tips Hindari Modus Penipuan CS Palsu

1 Senin, 27 Jul 2026, 21:05 WIB | Oleh:
GoPay Bagikan Tips Hindari Modus Penipuan CS Palsu GoPay Bagikan Tips Hindari Modus Penipuan CS Palsu Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – GoPay mengimbau pengguna untuk waspada terhadap  modus penipuan yang mengatasnamakan customer service (CS) resmi.

Pengguna disarankan  hanya menghubungi layanan pelanggan melalui kanal resmi yang tersedia di aplikasi GoPay serta tidak pernah membagikan data sensitif, seperti PIN, password, maupun kode OTP, kepada siapa pun termasuk pihak yang mengaku sebagai CS.

Imbauan ini disampaikan sebagai pengingat bagi pengguna untuk tetap berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan layanan pelanggan resmi.

Pelaku umumnya menyasar pengguna yang sedang lengah atau panik dengan berpura-pura menjadi CS , lalu menawarkan bantuan untuk mendapatkan kepercayaan korban.

Korban yang terjebak dalam modus ini berisiko mengalami kerugian finansial akibat membagikan data sensitif ataupun terpengaruh oleh manipulasi psikologis yang mendorong mereka  melakukan transaksi dengan dalih proses verifikasi, pengamanan akun, atau pengembalian dana (refund).

Head of Corporate Affairs GoPay, Audrey P. Petriny, mengimbau pengguna GoPay untuk tetap waspada dan memastikan bahwa bantuan yang diterima berasal dari saluran resmi GoPay.

"Kami mengimbau pengguna untuk selalu  berhati-hati saat  menggunakan layanan keuangan digital.  Jika mengalami kendala, pastikan hanya menghubungi layanan pelanggan  melalui halaman bantuan resmi di aplikasi GoPay, email [email protected], atau Call Center 1500729," ujar Audrey dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/7).

Ia  menegaskan bahwa customer service resmi GoPay tidak pernah meminta data sensitif pengguna.

"Customer service resmi GoPay tidak pernah meminta PIN, password, maupun kode OTP. Jika ada pihak yang mengaku sebagai customer service dan meminta informasi tersebut, dapat dipastikan itu adalah modus penipuan,” pungkas Audrey.

Untuk membantu pengguna mengenali modus tersebut, GoPay mengimbau pengguna untuk mewaspadai beberapa ciri customer service palsu, antara lain:

1. Menghubungi pengguna terlebih dahulu tanpa adanya permintaan bantuan.

2. Menggunakan akun media sosial yang tidak terverifikasi atau baru dibuat.

3. Menggunakan nada mendesak atau menakut-nakuti agar pengguna segera mengikuti instruksi.

4. Meminta data sensitif, seperti PIN, password, atau kode OTP.

5. Mengarahkan pengguna mengklik tautan tertentu atau mengunduh aplikasi di luar kanal resmi.

6. Meminta pengguna mengirim dana ke rekening pribadi atau memasukkan nomor virtual account dengan dalih proses refund maupun verifikasi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

IMF: PDB Vietnam akan Lampaui Indonesia Tahun Ini

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
IMF: PDB Vietnam akan Lampa...
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.