Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Perdagangan Palembang Pantau Pasar untuk Respons Harga Cabai Rp70 Ribu Per Kg

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Perdagangan Palembang Pantau Pasar untuk Respons Harga Cabai Rp70 Ribu Per Kg Doc: ANTARA
Ket. Pedagang cabai di Pasar 7 Ulu Palembang.

PALEMBANG – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Palembang, Sumatera Selatan, menggencarkan pemantauan (monitoring) ke sejumlah pasar tradisional guna mengantisipasi spekulasi harga dan penimbunan pascalonjakan harga cabai merah keriting yang menembus Rp70.000 per kilogram (kg).

Kepala bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan (SSDP) Disdag Kota Palembang, Elsa Noviani, di Palembang, Rabu (30/9), menegaskan bahwa pengawasan tersebut bertujuan untuk memastikan tidak ada pedagang yang menaikkan harga kebutuhan pokok melebihi ketetapan pemerintah secara sepihak.

"Kami menggencarkan pemantauan di pasar-pasar tradisional untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok yang melebihi batas ketetapan pemerintah," kata Elsa Noviani.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan tersebut menyasar ke sejuta lapak pedagang di pasar tradisional utama Kota Palembang, meliputi Pasar KM 5, Pasar Lemabang, Pasar Soak Bato, Pasar 10 Ulu, dan Pasar 16 Ilir.

Pemerintah Kota Palembang juga mengimbau seluruh pedagang untuk menjaga stabilitas harga dan tidak memanfaatkan situasi keterbatasan pasokan untuk meraup keuntungan berlebih.

"Kami mengimbau pedagang untuk tidak menaikkan harga kebutuhan pokok melebihi ketetapan ataupun menimbun barang. Pihak yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku," ujar Elsa.

Langkah tegas Pemkot Palembang tersebut merespons lonjakan harga cabai merah keriting di tingkat pedagang yang dipicu oleh keterbatasan pasokan akibat dampak kemarau panjang di daerah penghasil.

Gani, salah seorang pedagang cabai di Pasar 7 Ulu Palembang, mengungkapkan bahwa harga cabai merah keriting melonjak dari sebelumnya berkisar Rp45.000 per kg menjadi Rp70.000 per kg. Kenaikan harga tersebut dipicu oleh gagal panen yang dialami para petani di daerah pemasok, seperti Kabupaten Ogan Ilir.

Sementara itu, pedagang di Pasar 10 Ulu Palembang, Tika, menyampaikan bahwa kenaikan harga berdampak signifikan terhadap penurunan daya beli masyarakat. Penjualan harian cabai di tingkat pedagang merosot dari rata-rata 40–50 kg per hari menjadi hanya sekitar 15 kg per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Hang Nadim Masih Berasap, P...
Olahraga
Ada Harapan dari Sepak Takr...

Pertamina Patra Niaga Umumkan Harga BBM Per 1 Oktober

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pertamina Patra Niaga Umumk...
Advertisement
Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.