Xpeng Pamerkan Inovasi Masa Depan: Mobil Terbang, Robot Humanoid, dan Robotaxi Canggih dengan Chip 3.000 TOPS
📅 Kamis, 06 Nov 2025, 17:05 WIB | Oleh: Muhammad Ihsan Karim
Doc: Antara
JAKARTA, KORAN-JAKARTA.COM - Produsen otomotif asal Tiongkok, Xpeng, semakin menegaskan langkahnya sebagai pionir teknologi mobilitas masa depan.
Melalui rangkaian inovasi terbaru, perusahaan ini memperkenalkan sejumlah proyek ambisius, mulai dari mobil robotik tanpa navigasi, Robotaxi Level 4 (L4), mobil terbang modular A868 berkapasitas enam kursi, hingga robot humanoid generasi baru bernama Iron.
Dilansir dari CarNewsChina, Robotaxi L4 milik Xpeng menjadi salah satu sorotan utama. Kendaraan otonom ini dibekali empat chip Turing dengan total daya komputasi mencapai 3.000 TOPS (trillion operations per second), kemampuan yang memungkinkan sistem kecerdasan buatan di dalamnya memproses data dalam kecepatan tinggi secara real-time.
Robotaxi ini juga memanfaatkan sistem Vision-Language Model (VLM) yang terhubung dengan model kendaraan otonom VLA milik Xpeng. Kombinasi keduanya menciptakan interaksi dengan latensi sangat rendah antara pengemudi, kendaraan, dan sistem otonom, memberikan pengalaman berkendara yang lebih mulus dan cerdas.
Tak hanya fokus pada kemampuan mengemudi otomatis, Xpeng juga memperkuat komputasi dalam kabin melalui prosesor bertenaga 750 TOPS, yang mendukung asisten suara multibahasa, kecepatan respons lebih cepat, serta perlindungan privasi pengguna yang lebih baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perusahaan menjelaskan bahwa VLA 2.0 dan platform Turing AI menjadi pusat dari ekosistem mobilitas generasi baru mereka. Teknologi ini akan menjadi fondasi bagi pengembangan produk-produk otonom Xpeng di masa depan.
Melihat ke depan, Xpeng berencana meluncurkan versi pengalaman otonom L4 yang disebut Robo pada tahun 2026. Versi ini akan dibekali dua mode berkendara dengan kemampuan otonom lebih tinggi dibanding model Max dan Ultra yang sudah ada saat ini.
Selain itu, Xpeng juga menyiapkan tiga model Robotaxi baru yang akan dirilis pada 2026, dengan konfigurasi perangkat keras serupa. Kendaraan ini dirancang untuk operasi Level 4 penuh dan akan mulai diuji di kota Guangzhou, Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Robotaxi tersebut tak hanya mampu mengemudi sendiri, tetapi juga akan dilengkapi fungsi interaksi eksternal untuk menampilkan intensi mengemudi kepada pengguna jalan lain, serta mendukung SDK terbuka bagi mitra global yang ingin berkolaborasi.
Dengan visi yang mencakup mobil terbang dan robot humanoid, Xpeng tak sekadar mengikuti tren teknologi otomotif, tetapi juga membangun ekosistem mobilitas cerdas terintegrasi yang bisa mengubah cara manusia berpindah dan berinteraksi di masa depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!