Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Normalisasi Kali Cakung Lama Siap Dilakukan, Banjir Jakarta Dibidik dari Hulu ke Hilir

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 12:50 WIB | Oleh:
Normalisasi Kali Cakung Lama Siap Dilakukan, Banjir Jakarta Dibidik dari Hulu ke Hilir Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Data Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menunjukkan Kali Begog yang merupakan bagian dari Kali Cakung Lama mengalami penyempitan ekstrem.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung Kali Cakung Lama di segmen Sungai Begog dan Pedongkelan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (23/1). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan banjir dilakukan secara konkret melalui percepatan normalisasi sungai.

Dalam tinjauannya, Pramono menemukan adanya penyempitan alur sungai yang memicu hambatan aliran air sebelum masuk ke laut. Kondisi bottleneck ini berdampak langsung terhadap banjir di sejumlah wilayah seperti Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing, Pegangsaan Dua, hingga Koja.

"Saya baru saja meninjau dan mengecek langsung, memang di Kali Cakung Lama ini terjadi bottleneck yang menjadi penyebab utama banjir di sejumlah wilayah," ujarnya saat di lokasi peninjauan sebagai bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mempercepat penanganan banjir.

Data Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menunjukkan Kali Begog yang merupakan bagian dari Kali Cakung Lama mengalami penyempitan ekstrem. Lebar efektif saluran yang awalnya sekitar 20 meter kini hanya tersisa 2 hingga 3 meter akibat endapan sedimen dan bangunan di bantaran kali.

Penyempitan tersebut menyebabkan pendangkalan dan menurunkan daya tampung aliran air, terutama saat curah hujan tinggi. Dampaknya terlihat dari genangan rutin di wilayah Semper Barat, Semper Timur, Pegangsaan Dua, hingga Tugu Selatan dengan ketinggian air mencapai 15 sampai 40 sentimeter.

Melihat kondisi tersebut, Pemprov DKI Jakarta memastikan normalisasi Kali Cakung Lama akan dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Pengerukan sedimen serta penertiban bangunan liar sudah dilakukan dari Segmen Sedayu hingga Simpang Lima Koja dan akan dilanjutkan ke kawasan Kampung Begog.

"Saya sudah memberikan persetujuan secara langsung untuk dilakukan normalisasi kurang lebih sepanjang dua kilometer," pungkasnya.

Gubernur Pramono menambahkan bahwa rapat teknis akan digelar dalam waktu dekat agar pelaksanaan proyek dapat segera berjalan.

Selain normalisasi, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan pembebasan lahan di kawasan Kampung Begog untuk mengembalikan fungsi saluran sesuai kapasitas rencana. Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko banjir berulang di wilayah Daerah Aliran Sungai Cakung Lama.

Upaya pengendalian banjir juga diperkuat melalui penambahan pompa air serta normalisasi sungai strategis lain seperti Kali Krukut dan Sungai Ciliwung. Strategi ini menjadi bagian dari penguatan sistem pengendalian banjir Jakarta di tengah potensi cuaca ekstrem.

Pemprov DKI Jakarta turut memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 27 Januari sebagai langkah antisipatif menghadapi curah hujan tinggi. Operasi tersebut dilaksanakan hingga tiga kali sehari menyesuaikan kondisi atmosfer dan kebutuhan lapangan.

"Operasi modifikasi cuaca yang seharusnya berakhir tanggal 23 Januari kami perpanjang sampai 27 Januari," tuturnya.

Ia menegaskan kebijakan ini bertujuan mencegah banjir susulan yang dapat mengganggu aktivitas warga.

Sebagai langkah mitigasi lanjutan, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan kebijakan School From Home dan Work From Home. Kebijakan ini diterapkan melalui surat edaran Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja untuk mengurangi kemacetan serta menjaga mobilitas warga tetap terkendali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
KM Mutiara Sentosa II Menga...

Pemerintah Evaluasi Operator KMP Mutiara Santosa II Usai Kebakaran

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

37 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

52 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.