Resmi Gabung Nexus, BI Percepat Integrasi Pembayaran Global
📅 Senin, 02 Feb 2026, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ Muhammad Baqir Idrus Alatas.
JAKARTA – Penguatan sistem pembayaran lintas negara menjadi krusial di tengah meningkatnya integrasi ekonomi global dan arus perdagangan internasional.
Sistem yang efisien, cepat, dan aman tidak hanya menekan biaya transaksi dan risiko nilai tukar, tetapi juga memperkuat konektivitas sektor keuangan antarnegara.
Bagi negara berkembang, penguatan pembayaran lintas batas juga berperan strategis dalam meningkatkan daya saing, mendukung UMKM ekspor, serta menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah volatilitas global.
Bank Indonesia (BI) resmi bergabung dalam proyek Nexus yang diinisiasi oleh Bank for International Settlements (BIS), sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas negara.
BI akan turut mempersiapkan dan mengimplementasikan Nexus bersama lima bank sentral lain, yaitu Bank Negara Malaysia (BNM), Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP), Monetary Authority of Singapore (MAS), Bank of Thailand (BOT), dan Reserve Bank of India (RBI).
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menyatakan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Nexus merupakan langkah strategis untuk menyediakan solusi pembayaran antarnegara yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia.
Ia mencatat bahwa Indonesia merupakan salah satu koridor remitansi terbesar di dunia, baik sebagai negara asal utama pekerja migran maupun sebagai penerima remitansi.
Selain itu, keterhubungan pembayaran antarnegara yang semakin terpadu dan tanpa hambatan juga dapat meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia dengan negara-negara di kawasan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk diketahui, proyek dari BIS yang diinisiasi pada 2021 ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran pembayaran antar negara dengan menghubungkan berbagai sistem pembayaran instan domestik (instant payment systems/IPS).
Pada 2025, proyek Nexus telah memasuki fase implementasi yang ditandai dengan pendirian Nexus Global Payments (NGP) oleh beberapa bank sentral.
BI yang sebelumnya berpartisipasi sebagai special observer, kini menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi secara penuh sebagai anggota Nexus dan akan mengembangkan sistem pembayaran instan, BI FAST, untuk dapat terhubung dengan Nexus.
Selanjutnya, interkoneksi BI-FAST dengan Nexus diharapkan memperkuat efisiensi dan keterjangkauan transaksi lintas negara, serta memperkuat inklusi keuangan.
Inisiatif ini dilakukan untuk mendukung kepentingan nasional dengan menjaga kedaulatan dan akan memastikan proses kliring dan setelmen transaksi domestik tetap dilakukan di dalam negeri.
BI menyatakan bahwa langkah ini juga merupakan bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 dan sejalan dengan kerangka Regional Payment Connectivity yang dicanangkan ASEAN pada 2022.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!