Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Warga Terisolasi Akibat Banjir Lahar Semeru

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 09:12 WIB | Oleh:
Ratusan Warga Terisolasi Akibat Banjir Lahar Semeru Doc: BPBD Lumajang
Ket. Sejumlah warga nekat melintas saat banjir lahar hujan Gunung Semeru di Desa Gondoruso, Rabu (5/11/2025).

LUMAJANG - Ratusan warga di Desa Gondoruso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dikabarkan terisolasi akibat banjir lahar Gunung Semeru setelah adanya hujan deras yang juga memutus akses jalan dan mengakibatkan tanggul jebol pada Rabu (5/11).

"Banjir lahar dingin juga menyebabkan tiga dusun di Desa Gondoruso yakni Dusun Kaliwelang, Liwek, dan Glendang Petung terisolasi. Sekitar 300 kepala keluarga (KK) di tiga dusun tersebut kini sulit beraktivitas karena akses jalan terputus," kata Kepala Desa Gondoruso, Maman Suparman di desa setempat.

Hujan deras yang mengguyur puncak Gunung Semeru menyebabkan banjir lahar dan debit air di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Semeru meningkat hingga menyebabkan jembatan limpas yang menjadi penghubung antara Kecamatan Pasirian dan Tempursari rusak parah, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Kami masih terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang untuk menangani dampak banjir dan membuka akses warga tersebut," tuturnya.

Hingga Rabu sore, masih banyak warga dari tiga dusun, terutama anak-anak sekolah yang belum bisa pulang karena jembatan rusak, sehingga pihak desa segera berkoordinasi dengan BPBD untuk membuat jalur alternatif atau jembatan darurat.

Selain akses jalan terputus, dikabarkan juga ada enam penambang pasir yang sempat terjebak saat banjir lahar Semeru menerjang dan dua sepeda motor hanyut diterjang banjir, namun seluruhnya berhasil menyelamatkan diri.

"Ada enam penambang pasir yang merupakan warga Desa Gondoruso yang terjebak. Tiga sudah berhasil keluar, dan tiga lainnya sempat naik ke bukit yang lebih tinggi. Informasi terakhir yang saya terima alhamdulillah semuanya selamat," katanya.

Pantauan di lapangan, banjir lahar membawa material pasir dan lumpur cukup tebal, namun sejumlah warga terlihat nekat melintasi arus banjir agar bisa kembali pulang ke rumah mereka.

Bahkan, ada warga yang saling membantu menyeberangkan sepeda motor sambil mengangkat sepeda motor agar tidak terbawa arus lahar hujan yang cukup deras.

Dampak banjir lahar hujan tersebut cukup besar, yakni sawah-sawah terkikis dan jalan menuju Tempursari lewat Gondoruso tidak bisa dilalui, bahkan untuk menuju ke sana sekarang harus memutar lewat Kajaran sekitar 25 kilometer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Nasional
Pemerintah Tetapkan Tarif P...
Nasional
Menperin Targetkan Kontribu...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.