Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Lahar Gunung Semeru Warga Dusun Sumberlangsep Mengungsi

📅 Sabtu, 06 Des 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Banjir Lahar Gunung Semeru Warga Dusun Sumberlangsep Mengungsi Doc: Antara

Lumajang - Warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengungsi ke daerah perbukitan akibat banjir lahar hujan dari Gunung Semeru yang menerjang kawasan permukiman mereka, Sabtu sore.

"Memang benar warga Dusun Sumberlangsep mengungsi akibat lahar dingin Semeru, sehingga malam ini kami akan mendirikan dapur umum untuk warga dusun tersebut," kata Bupati Lumajang Indah Amperawati saat dikonfirmasi per telepon.

Berdasarkan video amatir warga dusun setempat terlihat banjir lahar hujan mulai masuk permukiman pada Sabtu sore, sehingga warga berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang aman di kawasan bukit yang lebih tinggi.

Dilaporkan oleh salah satu warga bahwa pengungsi di RT22 sebanyak 35 orang dengan rincian 25 dewasa dan 10 anak-anak, kondisi di pengungsian tersebut tidak ada penerangan, sehingga warga menggunakan senter.

Jumlah warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro 137 kepala keluarga (KK). Lokasi itu di seberang Sungai Regoyo yang dilalui banjir lahar hujan Gunung Semeru.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Danial mengatakan pihaknya masih belum bisa mengakses ke lokasi pengungsian warga Dusun Sumberlangsep karena masih terjadi letusan sekunder di Sungai Regoyo.

"Untuk sementara ini, kami bersama tim hanya bisa memantau jarak jauh karena banjir lahar tersebut menyisakan kepulan asap panas dari letusan sekunder Semeru," katanya.

Akses keluar masuk warga Dusun Sumberlangsep juga terdampak banjir lahar hujan disertai material Gunung Semeru, sehingga ratusan warga yang mengungsi ke perbukitan di dusun setempat dalam situasi terisolasi.

"Petugas belum bisa melakukan asesmen di lokasi terdampak banjir lahar Semeru karena akses menuju ke Dusun Sumberlangsep tidak memungkinkan dan berbahaya, sehingga petugas hanya bisa berkomunikasi dengan warga yang mengungsi melalui WhatsApp," ujarnya.

Berdasarkan data Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami satu kali getaran banjir dengan amplitudo 40 mm selama 7.950 detik dan 11 kali gempa guguran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Wali Kota Bogor Resmikan Se...
Advertisement
Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.