Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKP Sebut Ekspor Udang RI Tetap Meningkat, meski Diterpa Isu Terpapar Radioaktif Cs-137

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 15:28 WIB | Oleh:
KKP Sebut Ekspor Udang RI Tetap Meningkat, meski Diterpa Isu Terpapar Radioaktif Cs-137 Doc: antara foto
Ket. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) KKP Ishartini.

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan, ekspor udang Indonesia tetap meningkat, meski sempat muncul isu paparan radioaktif Cesium-137, mencerminkan kepercayaan pasar global terhadap mutu, keamanan, dan daya saing produk perikanan nasional.

"Kalau menilik data, kita dari sisi ekspor udang itu masih mengalami peningkatan," kata Direktur Pemberdayaan Usaha Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Catur Sarwanto saat dikonfirmasi mengenai dampak ekspor udang Indonesia akibat sempat adanya kasuistik Cs-137 dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (6/11).

Dia menyebutkan, secara umum nilai ekspor perikanan selama periode Januari hingga September 2025 mencapai 4,52 miliar dollar Amerika Serikat (AS).

Dari jumlah itu udang masih menjadi komoditas utama ekspor produk perikanan Indonesia dengan nilai ekspor sebesar 1.397,23 juta dollar AS.

Kemudian diikuti tuna-cakalang-tongkol (763,51 juta dollar AS), lalu cumi-sotong-gurita (574,75 juta dollar AS), disusul rajungan-kepiting (377,65 juta dollar AS), dan rumput laut (233,86 juta dollar AS).

Sementara untuk negara tujuan, AS masih menjadi tujuan utama ekspor udang dengan pangsa 63,1 persen dari total ekspor udang Indonesia.

Ekspor ke AS periode Januari hingga September meningkat 16,3 persen (yoy). Ekspor udang bulan September 2025 bahkan tumbuh 16,6 persen dibandingkan Agustus 2025.

“Udang masih terjadi peningkatan (ekspor) sampai dengan September. Ini menunjukkan bahwa terkait kondisi yang ada, kita dapat memulihkan kondisi dengan cepat, yang dibuktikan dengan peningkatan ekspor sampai triwulan III,” ungkap Catur.

KKP juga mencatat lima negara tujuan utama ekspor perikanan Indonesia selama Januari-September 2025 yakni Amerika Serikat dengan nilai ekspor 1.495,94 juta dollar AS; disusul China 812,76 juta dollar AS; ASEAN 711,99 juta dollar AS; Jepang 448,29 juta dollar AS; lalu Uni Eropa 331,32 juta dollar AS.

Diketahui, Indonesia kembali mengekspor udang ke Amerika Serikat (AS) senilai Rp20,4 miliar usai isu paparan Cesium-137, menandai pulihnya kepercayaan dunia terhadap kualitas, daya saing, dan penerapan standar mutu internasional produk perikanan nasional.

"Kita lepas tujuh kontainer kemarin, volumenya 106 ton, senilai 1,2 juta dolar Amerika Serikat atau setara Rp20,14 miliar yang telah memenuhi prosedur dan persyaratan sesuai ketentuan, dan memastikan kontainer bebas kontaminasi Cs-137 saat melewati RPM," kata Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) KKP Ishartini dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Ekspor udang tersebut telah dilakukan secara bertahap dengan rincian dua kontainer dilepas pada 31 Oktober 2025, menyusul dua kontainer pada 1 November, lalu kembali diekspor dua kontainer pada 3 November, kemudian satu kontainer dilakukan pada 4 November 2025.

Pemerintah Indonesia menegaskan, udang nasional kembali diterima masuk ke AS, setelah US Food and Drug Administration (FDA) secara resmi menetapkan Badan Mutu KKP sebagai Certifying Entity (CE) untuk sertifikasi bebas Cesium-137 pada produk udang.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, temuan Cs-137 pada Juli 2025 merupakan kasus lokal spesifik (site-specific contamination) pada PT BMS Cikande–Serang, bukan dari tambak, bukan dari hatchery, bukan dari sistem budidaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.