Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inflasi DKI Jakarta Lampaui Angka Nasional

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inflasi DKI Jakarta Lampaui Angka Nasional Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin dalam rilis berita resmi Statistik DKI Jakarta Oktober 2025 di Jakarta, Senin (3/11).

JAKARTA – Selama bulan Oktober Jakarta mengalami inflasi 0.31 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta mencatat babhwa angka inflasi bulanan Jakarta bulan Oktober ini lebih besar dari inflasi secara nasional yang mencapai 0,28 persen.

“Inflasi bulan Oktober tercatat sebesar 0,31 persen. Angka ini lebih besar dari angka inflasi nasional yang mencapai 0,28 persen,” kata Kepala BPS Jakarta, Nurul Hasanudin, dalam Rilis Berita Resmi Statistik Jakarta, Senin. Nurul menjelaskan, emas perhiasan menjadi komoditas yang memberi andil utama inflasi Jakarta sebesar 0,18 persen.

Secara historis, komoditas emas perhiasan mengalami inflasi 9 (sembilan) kali pada tahun 2023 dan inflasi 11 (sebelas) kali pada tahun 2024. Emas memang terus mengalami inflasi selama 10 bulan tahun ini. Sejak September tahun 2023, komoditas emas perhiasan terus mengalami inflasi hingga Oktober ini. Emas tidak inflasi hanya pada bulan September 2024.

Nurul juga merinci berdasarkan kelompok pengeluaran, makanan minuman dan tembakau menjadi salah satu penyumbang inflasi bulan Oktober. Tingkat inflasinya sebesar 0,33 persen dan memberi andil inflasi 0,07 persen. Sementara itu, komoditas yang memberi andil utama inflasi bulanan Jakarta bulan Oktober adalah cabai merah. Cabai merah memberiandil 0,05 persen.

Kemudian, tarif angkutan udara (0,04 persen), biaya akademi/perguruan tinggi (0,02 persen) dan telur ayam ras (0,02 persen). Adapun inflasi tahun kalender Jakarta pada bulan Oktober terhadap Desember 2024 tercatat sebesar 2,02 persen.

Menurutnya, seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi secara y-on-y pada bulan Oktober, kecuali kelompok informasi, komunikasi, jasa keuangan, dan kelompok transportasi. Dua kelompok tersebut memberikan andil deflasi. Tiap produk dengan sebesar 0,02 persen dan 0,01 persen.

Komoditas utama penyumbang deflasi antara lain tarif angkutan udara, tarif kereta api, dan telepon seluler. Jakarta akan terus menekan laju inflasi dengan berbagai langkah. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
KCIC Kembangkan Dua Akses B...

FIVB Gelar Kursus Pelatih Level I dan II di Sentul

35 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
FIVB Gelar Kursus Pelatih L...
Luar Negeri
FAO Serukan Kerja Sama Glob...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.