Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Alutsista TNI AU, Ini Spesifikasi Pesawat Angkut Airbus A400M

📅 Senin, 03 Nov 2025, 11:26 WIB | Oleh:
Perkuat Alutsista TNI AU, Ini Spesifikasi Pesawat Angkut Airbus A400M Doc: ANTARA
Ket. Pesawat angkut terbesar yang dimiliki TNI AU, Airbus A400M mendarat di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (3/11) pagi.

JAKARTA – Pesawat angkut terbesar yang dimiliki TNI Angkatan Udara, yakni Airbus A400M mendarat di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (3/11) pagi.

Direncanakan, pesawat akan diserahkan secara simbolis dari Presiden Prabowo kepada Panglima TNI dan selanjutnya diserahkan kepada pimpinan TNI AU.

Nantinya, pesawat tersebut akan ditempatkan di Skuadron 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Kementerian Pertahanan telah menandatangani kontrak pemesanan dua unit pesawat Airbus A400M untuk TNI Angkatan Udara dalam konfigurasi multirole tanker dan transport.

Kontrak yang ditandatangani di sela acara Dubai Airshow 2021 tersebut berlaku efektif pada tahun 2022, yang mencakup paket dukungan pemeliharaan dan pelatihan yang lengkap.

Pada kesempatan itu, Kementerian Pertahanan RI juga menandatangani letter of intent untuk akuisisi empat pesawat Airbus A400M pada masa mendatang.

Pesawat Airbus A400M mampu diandalkan untuk pengangkutan taktis dan pengiriman personel dan barang untuk pendaratan di berbagai medan.

Untuk pengangkutan strategis, pesawat A400M dapat mengangkut barang-barang dan alat logistik yang berat dan berdimensi lebar. Ruang angkut maksimal pesawat ini dapat menampung beban hingga 37 ton.

Pesawat A400M adalah airlifter besar pertama yang mampu mengangkut beban berat, seperti truk bahan bakar berkapasitas 80 ton dan ekskavator.

Selain itu, pesawat ini mampu mengangkut 116 personel dengan peralatan lengkap siap tempur dan juga mampu mengangkut patriot launcher dan hemtt truck, sembilan palet militer beserta 54 personel sekaligus.

Seperti dilaporkan Army Recognition pada September 2024, Ed Horne, penasihat produk senior untuk mobilitas udara di Airbus, mengindikasikan bahwa pesawat A400M versi Indonesia akan dilengkapi dengan pod bawah sayap yang dirancang untuk mengisi bahan bakar udara-ke-udara.

Horne menjelaskan bahwa pod pengisian bahan bakar untuk helikopter terlihat identik dengan yang digunakan untuk pesawat tempur, tetapi memiliki selang yang lebih panjang agar tidak menyentuh cakram rotor helikopter.

Horne mengatakan, pesawat kedua dijadwalkan akan menyusul pada tahun 2026, segera setelah yang pertama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
PSMS Medan Menang Telak 4-0...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.