Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Akan Catat Sejarah dengan Hadiri Sidang Kasus Tarif di Mahkamah Agung AS

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Trump Akan Catat Sejarah dengan Hadiri Sidang Kasus Tarif di Mahkamah Agung AS Doc: Antara
Ket. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pidatonya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpur Convention Center, Malaysia, Minggu (26/10).

NEW YORK – Presiden Donald Trump mengatakan pada Sabtu (1/11), dirinya merasa memiliki “kewajiban” untuk menyaksikan langsung ketika Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) menimbang kewenangannya dalam memberlakukan tarif terhadap banyak negara di dunia. Jika Trump benar-benar melakukannya, ia akan mencatat sejarah sebagai presiden yang sedang menjabat pertama yang hadir dalam sidang lisan di lembaga peradilan tertinggi AS itu.

Dikutip dari The Straits Times, menurut Clare Cushman, direktur publikasi sekaligus sejarawan di Supreme Court Historical Society, selama 235 tahun sejarah Mahkamah Agung, belum pernah ada presiden yang menghadiri persidangan secara langsung.

Presiden AS memang pernah hadir dalam acara lain di Mahkamah Agung. Trump sendiri sebelumnya menghadiri pelantikan dua hakim pilihannya, yaitu Hakim Agung Neil Gorsuch dan Brett Kavanaugh.

Ia sempat meminta izin untuk menghadiri sidang lisan pada 2024 dalam kasus kekebalan presidensialnya, tetapi ditolak karena dijadwalkan menjalani persidangan di New York terkait tuduhan penipuan bisnis.

Mahkamah Agung dijadwalkan mendengarkan banding Trump pada 5 November, setelah Pengadilan Federal memutuskan bahwa sebagian besar tarif “Hari Pembebasan” yang diberlakukannya melampaui kewenangan darurat presiden dalam mengatur impor.

Trump beberapa kali menyatakan keinginannya untuk hadir langsung dalam sidang tersebut — bagian dari upayanya menekan lembaga peradilan agar mendukung kebijakan tarif yang diberlakukannya.

Dalam konferensi pers di Ruang Oval pada Oktober, Trump mengatakan tarif telah menjadikan AS sebagai negara yang “kuat dan stabil”. Tanpa tarif tersebut, katanya, ekonomi AS akan mengalami “perjuangan besar”.

“Saya pikir ini adalah salah satu keputusan terpenting dalam sejarah Mahkamah Agung, dan saya mungkin akan datang ke sana,” ujarnya. “Saya benar-benar merasa memiliki kewajiban untuk hadir.”

Kemunculan Presiden

Sedikitnya satu presiden yang sedang menjabat pernah berbicara di ruang sidang Mahkamah Agung, kata Clare Cushman.

Pada tahun 1969, Presiden Richard Nixon saat itu berpidato di hadapan Mahkamah Agung untuk menandai momen pensiunnya Ketua Mahkamah Agung Earl Warren dan pelantikan penggantinya, Warren Burger.

Menurut artikel di American Bar Association Journal yang menyoroti peristiwa tersebut, Nixon yang merupakan anggota asosiasi pengacara Mahkamah Agung mengenakan “jas formal cutaway”, busana tradisional yang biasa dipakai oleh jaksa pemerintah saat beracara di hadapan Mahkamah Agung.

Beberapa presiden lain juga pernah tampil di Mahkamah Agung sebagai pengacara, baik sebelum maupun setelah masa jabatannya. Setidaknya delapan presiden, baik sebelum atau sesudah menjabat, pernah beracara di Mahkamah Agung, ujar Cushman, merujuk pada penelitiannya sendiri dan artikel karya mendiang Hakim Distrik AS Allen Sharp untuk Journal of Supreme Court History.

Daftar tersebut termasuk Nixon, yang pernah berargumen dalam kasus Time, Inc. v. Hill tentang kebebasan berpendapat pada tahun 1967, di masa antara jabatannya sebagai wakil presiden dan pemilihan dirinya sebagai presiden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.