Luar Biasa, Tundukkan Pegula, Sabalenka 4 Kali Berturut-turut Capai Final US Open
📅 Jumat, 11 Sep 2026, 13:02 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
NEW YORK – Mungkin turnamen US Open cukup ramah bagi pemain yang baru turun jadi orang kedua di dunia tenis, Aryna Sabalenka. Sebab dia mampu menjaga konsistensi dengan melaju ke final US Open untuk keempat kalinya secara beruntun.
Dia ke final kali ini usai mengalahkan petenis Amerika Serikat Jessica Pegula dua set langsung 7-5, 6-2 di Stadion Arthur Ashe, New York, Jumat WIB.
Sabalenka memastikan kemenangan dalam waktu 1 jam 20 menit sekaligus memperpanjang dominasinya atas Pegula di New York, dan tercatat selalu mengalahkan Pegula dalam tiga pertemuan terakhir mereka di US Open.
"Saya sangat ingin menang. Saya kalah dalam pertandingan yang sulit melawan Jess di lapangan rumput dan tidak tampil terlalu baik di pertengahan musim," kata Sabalenka dalam konferensi pers seusai pertandingan dikutip dari WTA.
"Rasanya, jika berbicara tentang Grand Slam, ini seperti dorongan terakhir bagi saya pada musim ini. Saya sangat ingin mencapai final dan tentu saja ingin melangkah sampai akhir."
Kemenangan tersebut membuat Sabalenka menjadi petenis pertama pada era tenis modern atau Open yang mampu mencapai delapan final Grand Slam lapangan keras secara beruntun. Ia melewati catatan tujuh final beruntun yang sebelumnya dicapai Steffi Graf, Martina Hingis, dan Novak Djokovic.
Sabalenka juga menjadi petenis putri keenam pada era Open yang mencapai setidaknya empat final tunggal putri US Open secara berturut-turut. Ia menyamai pencapaian Evonne Goolagong Cawley, Chris Evert, Martina Navratilova, Graf, dan Serena Williams.
Menghadapi Pegula, Sabalenka mendapat perlawanan ketat pada set pertama. Kedua petenis sama-sama mampu mempertahankan servis hingga kedudukan 5-5 dan hanya menghasilkan satu peluang break masing-masing.
Sabalenka kemudian merebut gim ke-11 untuk unggul 6-5 sebelum mematahkan servis Pegula pada gim berikutnya melalui pukulan backhand yang gagal dikembalikan lawannya.
Pada set kedua, Sabalenka mulai menjauh. Ia memanfaatkan peluang break keempat melalui forehand winner dari pengembalian servis kedua Pegula untuk memimpin 3-1.
Pegula kesulitan melalui servis keduanya dengan hanya memenangi lima dari 19 poin atau 26 persen.
Sebaliknya, Sabalenka hanya menghadapi satu peluang break sepanjang pertandingan dan kembali mematahkan servis Pegula untuk memastikan kemenangan 6-2. Sabalenka pun menilai performanya kali ini lebih baik dibandingkan pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan Pegula.
"Saya merasa apa pun keputusan yang saya buat adalah keputusan yang tepat. Melawan Jess hari ini, dibandingkan pertandingan terakhir kami, level permainan saya jelas lebih baik," ujar Sabalenka.
Dengan kemenangan tersebut, Sabalenka semakin dekat dengan target meraih gelar Grand Slam kelima sekaligus menjadi juara US Open untuk tiga tahun berturut-turut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!