Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovasi Didorong Jadi Pilar Utama Menuju Indonesia Maju

📅 Jumat, 31 Okt 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Inovasi Didorong Jadi Pilar Utama Menuju Indonesia Maju Doc: Foto: Kemdiktisainteki
Ket. Mendiktisaintek, Brian Yuliarto

Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyatakan bahwa penguatan inovasi merupakan kekuatan utama bangsa dalam menghadapi tantangan di masa depan untuk menuju visi Indonesia maju.

"Sebagaimana yang dikatakan Presiden Prabowo, negara yang ingin meningkatkan kesejahteraannya harus menguasai sains dan teknologi. Inovasi bukan lagi pilihan, tetapi keharusan strategis agar kita mampu melompat keluar dari middle income trap dan menuju Indonesia Maju 2045," kata Menteri Brian dalam kegiatan Hari Inovasi Indonesia 2025 yang diselenggarakan oleh Kemdiktisaintek, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Dewan Pendidikan Tinggi (DPT) di Jakarta, Kamis (30/10).

Seperti dikutip dari Antara, Brian menekankan pentingnya mengubah hasil penelitian menjadi inovasi nyata yang memberi nilai tambah bagi masyarakat. Ia menyebut perguruan tinggi adalah pusat pembentukan budaya inovasi nasional, dan karena itu perlu didorong menjadi jembatan yang kuat antara dunia riset dan industri.

Ia memaparkan laporan World Intellectual Property Organization (WIPO), Indonesia kini menempati peringkat ke-55 dari 139 negara dalam Global Innovation Index (GII) 2025—sebuah peningkatan signifikan dibandingkan posisi ke-87 pada 2021.

"Kita tidak ingin menjadi pengguna teknologi semata, tetapi pencipta solusi. Dengan kerja sama antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan industri, saya yakin Indonesia dapat menjadi kekuatan inovasi baru di Asia," ujarnya.

Oleh karena itu, Mendiktisaintek menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor penting untuk memperkuat ekosistem inovasi nasional.

"Kemdiktisaintek berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha agar setiap riset berfokus pada pemecahan masalah nyata. Kita juga ingin memastikan setiap kampus menjadi pusat inovasi yang terbuka dan berdampak bagi lingkungannya," ucap Brian Yuliarto.

Senada dengan Brian, Ketua Komisi Riset, Pengembangan dan Inovasi DPT Handi Irawan menyampaikan bahwa kerja sama antarpemangku kepentingan menjadi kunci bagi peningkatan daya saing inovasi nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.