Laju Whoosh Tak Melambat, KCIC Catat Kenaikan Penumpang 6,3 Persen
📅 Kamis, 30 Okt 2025, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA PHOTO/ Hreeloita Dharma Shanti.
JAKARTA – Peningkatan jumlah penumpang Whoosh dapat menjadi katalisator ekonomi, mendukung keberlanjutan operasional dan finansial proyek, serta memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang signifikan bagi Indonesia.
Kereta cepat Whoosh merupakan proyek infrastruktur dengan investasi besar. Peningkatan jumlah penumpang memastikan optimalisasi penggunaan aset dan infrastruktur yang telah dibangun, menjadikannya investasi yang efisien.
Volume penumpang yang tinggi secara langsung meningkatkan pendapatan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), yang krusial untuk menutupi biaya operasional, pemeliharaan, dan pengelolaan utang proyek dalam jangka panjang. Hal ini mendukung kemandirian finansial proyek tanpa terlalu bergantung pada dukungan pemerintah secara berkelanjutan.
Hadirnya stasiun Whoosh di area seperti Karawang, Walini, dan Tegalluar mendorong pertumbuhan kawasan komersial, pariwisata, dan bisnis baru di sekitarnya. Peningkatan penumpang mengindikasikan semakin banyaknya mobilitas manusia dan barang yang memicu penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi lokal.
PT KCIC mencatat peningkatan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh sebesar 6,3 persen pada periode Januari hingga Oktober 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan peningkatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat semakin mempercayai layanan Kereta Cepat Whoosh sebagai moda transportasi andal yang cepat, efisien dan nyaman.
“Kenaikan jumlah penumpang ini menjadi bukti bahwa masyarakat semakin mempercayai layanan Kereta Cepat Whoosh sebagai moda transportasi cepat dan andal untuk mobilitas antara Jakarta dan Bandung,” ujar Eva dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/10).
Selama sepuluh bulan pertama tahun ini, layanan Whoosh telah melayani lebih dari 5,1 juta penumpang, meningkat dari 4,8 juta penumpang pada 2024 di periode yang sama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara kumulatif, sejak beroperasi secara komersial pada Oktober 2023, Whoosh telah melayani lebih dari 12,2 juta penumpang.
Kenaikan jumlah penumpang ini didorong oleh sejumlah faktor yang menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap layanan Whoosh.
Di antaranya adalah penambahan jadwal perjalanan menjadi 62 perjalanan per hari, hadirnya Stasiun Karawang yang menambah opsi keberangkatan dan konektivitas antardaerah.
Peningkatan jumlah penumpang Whoosh juga didukung oleh konektivitas antarmoda yang semakin baik di seluruh stasiun.
Setiap stasiun Whoosh kini terkoneksi dengan berbagai moda transportasi seperti LRT, kereta feeder, kereta komuter, bus, shuttle, taksi, hingga layanan angkutan daring yang memudahkan mobilitas penumpang.
Jaringan konektivitas ini menghubungkan stasiun Whoosh dengan berbagai titik strategis, mulai dari bandara, pusat kota, hingga destinasi wisata dan olahraga di Jakarta, Karawang, dan Bandung Raya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!