Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan Mahasiswa Dialog dengan Pimpinan DPRD Jateng

📅 Senin, 01 Sep 2025, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puluhan Mahasiswa Dialog dengan Pimpinan DPRD Jateng Doc: ANTARA
Ket. Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti aksi damai di Lapangan Pancasila Semarang, Senin (1/9/2025).

SEMARANG – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Semarang Raya menggelar aksi damai yang dihadiri pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah.

Dalam aksi yang berlangsung di Lapangan Pancasila atau Simpang Lima Semarang, Senin (01/9), dihadiri jajaran Wakil Ketua DPRD Jateng, mulai dari Sarif Abdillah, Heri Pudyatmoko, dan Mohammad Saleh.

Peserta aksi berasal dari sejumlah kampus di Semarang, di antaranya BEM Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).

Kemudian, Universitas PGRI Semarang (Upgris), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Semarang (USM), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), dan BEM UIN Walisongo Semarang.

Masing-masing perwakilan dari kampus menyampaikan orasi, di antaranya menyoroti UU Perampasan Aset, tunjangan DPR RI, kekerasan dan, hingga kriminalisasi terhadap tujuh mahasiswa di Aksi May Day (Hari Buruh).

Perwakilan dari BEM Undip menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran Kapolda Jateng Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo dalam aksi damai itu.

"Kami kecewa Bapak Kapolda tak hadir di tengah-tengah kita. Teman-teman kita masih ada yang dikriminalisasi di pengadilan, kita minta dibebaskan," seru orator dari Undip.

Usai menyampaikan aspirasi, mahasiswa dari Undip lantas meninggalkan lokasi aksi, sedangkan mahasiswa dari kampus lainnya masih bertahan sebentar melanjutkan orasi masing-masing.

Ketua BEM Undip Aufa Atha Ariq Aoraqi menyampaikan bahwa tuntutan BEM Raya Semarang banyak, di antaranya terkait kriminalisasi mahasiswa yang ikut demo.

Ia juga menceritakan bahwa saat aksi bela driver ojek online (ojol) pada Jumat (29/8), tujuh mahasiswa Undip ada yang ditangkap aparat kepolisian, dan sekarang sudah dibebaskan.

"Meski sudah dibebaskan, mereka dikenakan wajib lapor setiap Senin dan Kamis. Tapi apa urgensinya? Wajib lapor sampai kapan tidak jelas," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh mengaku bahwa kehadirannya untuk memenuhi undangan koalisi BEM Semarang Raya yang ingin audiensi secara terbuka.

Terhadap tuntutan-tuntutan yang disampaikan, baik untuk pusat maupun daerah, ia menyatakan kesiapan untuk diteruskan dan ditindaklanjuti.

"Kewenangan pusat, akan kita kirimkan surat kepada pusat. Yang terkait evaluasi terhadap kami, tentu bersama fraksi nanti akan membicarakan ini. Terkait yang masih berada di Polda, kami akan silaturahmi dengan Kapolda untuk menyampaikan apa yang menjadi permintaan dari mahasiswa itu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.