Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Surabaya Siaga Darurat Nyamuk! Pemkot Gencarkan PSN DBD Jelang Musim Hujan

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 19:43 WIB | Oleh:
Surabaya Siaga Darurat Nyamuk! Pemkot Gencarkan PSN DBD Jelang Musim Hujan Doc: ANTARA/HO-Pemkot Surabaya
Ket. Petugas Pemkot Surabaya memantau jentik nyamuk di dalam bak penampungan air.

SURABAYA - Menjelang datangnya musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggencarkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (PSN DBD). Langkah ini dilakukan melalui surat edaran resmi dan gerakan kerja bakti serentak di seluruh wilayah kota.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Lilik Arijanto di Kota Surabaya, Rabu, mengatakan Pemkot Surabaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.9/29490/436.7.2/2025 terkait dengan antisipasi peningkatan kasus DBD di awal musim hujan pada 23 Oktober 2025.

“Berdasarkan prediksi BMKG, Kota Surabaya memiliki potensi memasuki musim penghujan pada pekan kedua November 2025 di wilayah Surabaya barat, dan diikuti wilayah selain Surabaya barat pada pekan ketiga November 2025,” kata Lilik.

Mengingat sebentar lagi memasuki musim penghujan, Pemkot Surabaya melakukan sejumlah upaya kolaboratif sebagai pencegahan dan pengendalian penyakit serta risiko penularan DBD.

"Seperti menguras dan menyikat bersih bak mandi, kolam air minimal satu minggu sekali, lalu menutup rapat tempat penampungan air, misalnya seperti tempayan, tandon, drum, dan sebagainya. Selain itu, bisa juga memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air," ujarnya.

Selain itu, lanjut Lilik, mengganti vas bunga, tempat minum burung atau tempat-tempat lainnya yang jelas sejenis setiap satu minggu sekali. Kemudian memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar atau rusak.

"Tidak hanya itu, bisa juga dengan cara menaburkan bubuk pembunuh jentik (larvasida), misalnya di tempat-tempat yang sulit dikuras atau di daerah yang sulit air,“ ujarnya.

Masyarakat juga bisa memelihara ikan pemakan jentik di kolam atau bak penampungan air seperti ikan cupang, atau ikan kepala timah. Selain itu masyarakat juga bisa memasang kawat kasa di jendela dan pintu rumah.

"Warga juga bisa membiasakan pengaturan barang dalam ruangan secara rapi agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk," ujarnya.

Lilik juga mengajak seluruh warga di Kota Surabaya untuk menggiatkan kerja bakti serentak secara masif di wilayahnya masing-masing, baik di dalam rumah maupun di luar rumah.

Ia mengimbau kepada seluruh kecamatan, kelurahan, institusi pendidikan, Kader Surabaya Hebat (KSH), PKK, RT/RW, Tokoh Agama (TOGA), tokoh masyarakat, hingga swasta untuk bergerak dalam PSN 3M Plus.

"Kegiatan pencegahan disarankan dapat diimplementasi oleh seluruh masyarakat di Kota Surabaya, mengingat adanya mobilitas masyarakat yang tinggi," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.