Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PGE Bukukan Pendapatan US$318,86 Juta Hingga Kuartal III 2025, Tambahan Kapasitas Lumut Balai Unit 2 Jadi Pendongkrak

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 17:34 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sementara itu, total aset lancar Perseroan mencatat peningkatan dari 828,56 juta dollar AS menjadi 831,78 juta dollar AS dibandingkan posisi per 31 Desember 2024. Kenaikan ini mencerminkan pertumbuhan bisnis yang positif serta menunjukkan posisi keuangan Perseroan yang semakin solid dan sesuai dengan arah pengembangan yang direncanakan.

Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani mengungkapkan terdapat sejumlah faktor utama yang memberikan stimulus. Ia mengatakan, sejumlah upaya dilakukan untuk meningkatkan kapasitas operasional melalui sejumlah proyek strategis pada tahun ini. Hasilnya sudah mulai membuahkan hasil nyata. Beroperasinya Proyek Lumut Balai Unit 2 pada Juni lalu turut menjadi stimulus pertumbuhan pendapatan Perseroan secara year-on-year (yoy).

“Ke depan, kami akan terus mengakselerasi pengembangan proyek-proyek strategis lainnya untuk memperkuat portofolio panas bumi nasional,” kata Ahmad Yani.

Selangkah Lebih Dekat Menuju Target 1 GW

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Julfi Hadi menyatakan PGE terus mendorong pencapaian target kapasitas terpasang sebesar 1 gigawatt (GW) yang dikelola secara mandiri dalam 2-3 tahun ke depan. Ia menegaskan pencapaian target 1 GW bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih jauh menuju swasembada energi.

“Oleh karena itu, kami terus menatap ke depan untuk mewujudkan target 1,8 GW pada 2033 dan mengembangkan potensi panas bumi hingga 3 GW,” ujar Julfi.

Sebagai pionir pengembangan energi panas bumi di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, Julfi mengatakan, PGE saat ini mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW dari enam wilayah operasi. Selain proyek Lumut Balai Unit 2, PGE tengah menggarap pengembangan proyek Hululais Unit 1 & 2 berkapasitas 110 MW, proyek-proyek co-generation dengan total kapasitas 230 MW, serta kegiatan eksplorasi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Tiga yang telah diresmikan oleh Presiden

Prabowo pada Juni lalu.

Upaya ini, kata Julfi, tidak semata berfokus pada pertumbuhan bisnis Perseroan saja tetapi juga mencerminkan komitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan energi panas bumi yang bersih dan berkelanjutan. “Ini yang menjadi landasan kami dalam mengimplementasi strategi beyond electricity dengan mengembangkan peluang bisnis panas bumi di luar kelistrikan (off-grid),” katanya.

Lebih dari sekadar mengembangkan proyek-proyek panas bumi strategis, PGE juga tengah membangun fondasi bagi terbentuknya ekosistem green hydrogen di Indonesia. Pada September lalu, PGE menegaskan langkahnya melalui peluncuran Pilot Project Green Hydrogen Ulubelu. Ke depan, peta jalan pengembangan PGE juga mencakup inisiatif hilirisasi green ammonia dan green methanol sebagai bagian dari solusi energi masa depan yang rendah emisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Belgia Dikepung Gelombang P...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.