Kampanye Dimulai dalam Pemilu yang Dipimpin Junta
📅 Rabu, 29 Okt 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim PenulisBanyak kelompok hak asasi manusia melobi blok 11 negara untuk menahan para pemantau, agar mereka tidak memberikan legitimasi pada pemungutan suara yang menurut mereka sangat cacat.
Pemerintah militer telah memperkenalkan undang-undang yang menghukum mereka yang memprotes pemilu dengan hukuman penjara hingga satu dekade, dan undang-undang kejahatan dunia maya baru mengawasi internet untuk komunikasi yang mengganggu persatuan.
Junta telah mengakui pemilihan umum tidak akan berlangsung di satu dari tujuh daerah pemilihan parlemen nasional karena banyak diantaranya merupakan zona perang aktif, sementara darurat militer masih berlaku di satu dari lima kotapraja. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!