Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Macet Tanpa Sebab? Ternyata Ini Penjelasan Ilmiah “Phantom Traffic Jam”

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 17:46 WIB | Oleh:

4. Sering berpindah jalur

Terlalu sering berpindah jalur akan memaksa kendaraan di belakang untuk berjalan melambat juga, sehingga membuat macet kendaraan lain.

 5. Jalan sempit

Ruas jalan yang kecil membuat pengemudi harus mengurangi kecepatan atau berpindah jalur, sehingga terjadinya gangguan lalu lintas kemacetan.

6. Perilaku berkendara agresif

Pengemudi yang berkendara tidak sabar, sering mengerem mendadak, atau menyalip sembarangan, akan membuat pengemudi lain berjalan dengan lambat untuk jaga jarak aman.

Dampak dari phantom traffic jam

Walaupun terlihat seperti kemacetan sepele, phantom traffic jam bisa saja menimbulkan dampak yang merugikan, diantaranya seperti:

1. Boros bensin

Kendaraan yang terus menyala tanpa bergerak sedikit pun, akan menghabiskan lebih banyak bensin. Saat bensin bisa cukup untuk menempuh jarak yang lebih jauh, harus terbuang sia-sia karena mesin terus hidup saat kendaraan berhenti di tengah kemacetan,

2. Waktu yang terbuang sia-sia

Saat kendaraan padat di satu jalur, waktu yang dibutuhkan untuk mengurai kemacetan hantu juga akan semakin lama. Akibatnya, banyak waktu yang mesti terbuang di jalan.

3. Risiko kecelakaan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.